Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bekasi Banyak Pengangguran, KDM Minta Pemkot Buka Loker Setiap Minggu
ilustrasi pengangguran (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Pemkot Bekasi membuka lowongan kerja online setiap minggu untuk menekan pengangguran yang mencapai 7,3 persen pada 2026.

  • Pemkot Bekasi mencatat sekitar 2.800 lowongan; pemerintah diminta memetakan perusahaan, kebutuhan tenaga kerja, dan kawasan industri agar informasi kerja lebih mudah diakses warga.

  • Pemprov Jabar menemukan dugaan oknum HRD menutup informasi lowongan untuk pungli atau transaksi bawah meja, sehingga partisipasi perusahaan di platform GLIK masih minim.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
tahun sebelumnya

Tingkat pengangguran Kota Bekasi tercatat 7,82 persen.

belum lama ini

Sekda Jabar Herman Suryatman mengungkap dugaan oknum HRD menutup informasi lowongan untuk transaksi dan pungli.

tahun 2026

Tingkat pengangguran Kota Bekasi mencapai 7,3 persen.

Rabu (28/10/2026)

KDM meminta Pemkot Bekasi membuka lowongan kerja daring setiap minggu dan memetakan kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Pemerintah Kota Bekasi membuka lowongan kerja daring setiap minggu untuk menekan pengangguran yang mencapai 7,3 persen pada 2026.
  • Who?
    Dedi Mulyadi, Pemerintah Kota Bekasi, perusahaan di Bekasi, dan warga pencari kerja terlibat dalam upaya perluasan akses informasi lowongan pekerjaan.
  • Where?
    Upaya ini ditujukan untuk Kota Bekasi, Jawa Barat, terutama kawasan industri dan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.
  • When?
    Permintaan tersebut disampaikan dalam pembahasan upaya penurunan pengangguran dan dikutip pada Rabu, 28 Oktober 2026.
  • Why?
    Bekasi memiliki ribuan perusahaan, tetapi tingkat pengangguran masih 7,3 persen. Pemerintah didorong memastikan aktivitas industri meningkatkan penyerapan tenaga kerja warga setempat.
  • How?
    Pemkot Bekasi diminta mendata perusahaan, kebutuhan tenaga kerja, dan lowongan secara berkala; memetakan kebutuhan per kawasan industri; serta membuka informasi lowongan daring setiap minggu. Tercatat sekitar 2.800 lowongan kerja.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di Bekasi, masih banyak orang belum punya kerja. Pak Dedi Mulyadi minta pemerintah kota memasang lowongan kerja di internet tiap minggu. Ada sekitar 2.800 lowongan, tetapi pengangguran masih 7,3 persen. Pemerintah juga diminta melihat kebutuhan pabrik. Sekarang ada dugaan beberapa orang HRD menyembunyikan lowongan dan meminta uang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penurunan tingkat pengangguran dari 7,82 persen menjadi 7,3 persen memberi dasar bagi upaya yang lebih terarah di Bekasi. Dengan sekitar 2.800 lowongan tercatat, rencana publikasi mingguan, pemetaan kebutuhan industri, dan pelatihan yang relevan dapat memperluas akses warga terhadap informasi kerja secara lebih terbuka.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM meminta Pemerintah Kota Bekasi membuka lowongan pekerjaan setiap Minggu. Hal ini dilakukan untuk menekan tingkat pengangguran yang masih mencapai 7,3 persen di tahun 2026.

KDM menilai, keberadaan ribuan perusahaan di wilayah Bekasi harus dioptimalkan agar warga setempat memiliki akses lebih luas terhadap lapangan pekerjaan. Dia meminta Pemkot Bekasi mendata jumlah perusahaan, kebutuhan tenaga kerja, serta lowongan yang tersedia secara berkala.

"Ini saja dihitung jumlah pabriknya berapa, nanti dijadwal per minggu. Wali Kota Bekasi membuat lowongan kerja online setiap minggu," kata KDM saat membahas upaya menekan pengangguran di Kota Bekasi, dikutip Rabu (28/10/2026).

1. Industri banyak tapi tenaga kerja lokal tidak terserap

Ilustrasi Pengangguran akibat terkena PHK (IDN Times/Arief Rahmat)

Dalam pembahasan tersebut, Pemkot Bekasi menyampaikan terdapat sekitar 2.800 lowongan kerja yang tercatat. KDM meminta informasi tersebut ditindaklanjuti melalui pemetaan kebutuhan tenaga kerja di setiap kawasan industri sehingga masyarakat dapat mengakses informasi pekerjaan secara lebih mudah.

Menurut KDM, pembangunan daerah tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur dan penataan lingkungan. Pemerintah juga harus memastikan pembangunan memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja.

"Jalan sudah bagus, tamannya bagus, kali-kalinya sudah rapi. Tinggal penganggurannya harus berkurang," kata dia.

2. Pemerataan loker secara rutin dinilai bisa kurangi pengangguran

Ilustrasi pengangguran dan PHK (IDN Times/Arief Rahmat)

Berdasarkan data yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, tingkat pengangguran Kota Bekasi mencapai 7,3 persen, turun dari 7,82 persen pada tahun sebelumnya. KDM berharap besarnya aktivitas industri di wilayah Bekasi dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.

"Pemetaan lowongan secara rutin, pelatihan yang sesuai kebutuhan industri, dan kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha menjadi langkah yang didorong untuk mempercepat penurunan pengangguran," kata dia.

3. Sekda Jabar sebut banyak oknum HRD main curang soal loker perusahaan

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Sebelumnya, Sekda Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman blak-blakan mengenai adanya Human Resources Development (HRD) di salah satu perusahaan dengan sengaja tidak mengumumkan lowongan pekerjaan (lo9ker). Adapun tujuannya, untuk memperjual belikan kepada pihak-pihak tertentu.

Hal ini diketahui Herman dalam proses evaluasi dari laman penyediaan lowongan pekerjaan dari Pemprov Jabar bernama Gerai Layanan Informasi Ketenagakerjaan atau GLIK. Dimana partisipasi perusahaan mengiklankan lowongan masih minim, setelah ditelusuri ternyata ada oknum-oknum itu.

"Yang oknum ada ya, artinya tidak semua ada oknum yang kurang suka dengan platform ini, sukanya lakukan secara manual karena kalau manual dia bisa bedol desa, dari kampungnya misalnya. Atau ujung-ujungnya ada pungli. Ini kan rahasia warung kopi," ujar Herman belum lama ini.

Berdasarkan informasi yang didapatkannya, para oknum ini ada yang diduga memberikan tarif tertentu agar nantinya bisa masuk ke perusahaan tersebut. Sehingga, perusahaan enggan mengumumkan jika ada lowongan pekerjaan di perusahaan itu.

"Kalau ingin kerja harus x Rupiah. Itu oknum loh ya, sekali lagi. Ada perusahaan-perusahaan yang di dalamnya ada oknum di HRD yang tidak mau terbuka dalam rekrutmen pegawai," katanya.

"Kenapa? Kalau tidak terbuka kan bisa tertutup, bisa transaksi di bawah meja. Itu tidak boleh," kata Herman.

Curated For You

Editorial Team

Related Article