Bandung, IDN Times - Menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an bukan hanya membutuhkan komitmen belajar, tetapi juga dukungan ekonomi yang memadai. Di sejumlah pondok tahfidz, tidak sedikit santri yang terpaksa menghentikan pendidikan karena keterbatasan biaya hidup dan kebutuhan sehari-hari.
Berangkat dari kondisi tersebut, lembaga filantropi Tabungan Surga Dot Com (TBS) meluncurkan program Beasiswa Huffadz Tabungan Surga (BTS). Program ini ditujukan untuk membantu santri penghafal Al-Qur’an agar dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala persoalan finansial.
Peluncuran program bertema Jejak Qur’an – Langkah Bersama Sang Penghafal digelar secara hybrid di Pesantren Oase Al-Qur’an. Melalui inisiatif ini, TBS menargetkan dukungan pembiayaan penuh bagi 100 santri penghafal Al-Qur’an.
Program tersebut berada di bawah naungan Yayasan Dewa Eka Prayoga Foundation (DeEP-F) dan diharapkan menjadi ruang kolaborasi masyarakat dalam mendukung pendidikan santri melalui skema donasi yang berkelanjutan.
