Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Balap Liar Usai Sahur di Bandung, Polisi Cari Identitas Pelaku
Aksi balap liar di Kota Bandung pad pagi hari. Dok Istimewa
  • Sebuah video viral menunjukkan aksi balap liar usai Subuh di Jalan Soekarno Hatta-Mekarwangi, Bandung, yang mengganggu arus lalu lintas dan disiarkan langsung melalui media sosial.
  • Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono menegaskan larangan kegiatan sahur on the road selama Ramadan karena berpotensi memicu gangguan ketertiban dan tindak kriminalitas.
  • Pihak kepolisian meningkatkan patroli gabungan serta akan menindak tegas pelaku balap liar dengan sanksi tilang atau pidana, sambil mengimbau orang tua lebih mengawasi anaknya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Beredar luas video adanya aksi balap liar dari sekelompok orang setelah Subuh yang menutup jalan umum sekitar pukul 05.55 WIB. Dalam narasi video yang diunggah akun Instagram @infobandungkota , aksi balap liar ini dilakukan pada Minggu (22/2/2026).

Bahkan, aksi balap liar ini tersiar secara langsung di akun TikTok 'Hariszi', dengan lokasi kejadian berada di ruas Jalan Soekarno Hatta-Mekarwangi, Kota Bandung, atau tepatnya lampu merah tembusan Jalan Inhoftank. Aksi ini jelas mengganggu arus lalu lintas dan pengguna jalan lain yang sudah beraktivitas sejak pagi.

Kapaolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono pun langsung memerintahkan anggotanya untuk mencari para pelaku balap liar tersebut.

"Iya monitor, sudah saya perintahkan operasi," ujarnya.

1. Sudah lakukan pelarangan

Aksi balap liar di Kota Bandung pad pagi hari. Dok Istimewa

Budi sebelumnya telah melarang dengan tegas adanya kegiatan-kegiatan yang mengganggu ibadah puasa Ramadan, seperti sahur on the road atau SOTR selama Ramadan tahun ini. Alasannya, dikhawatirkan berpotensi mengganggu ketertiban umum dan di nilai rawan memicu tawuran atau aksi kriminalitas lainnya.

Dia mengatakan aparat kepolisian sudah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di Bandung selama Ramadan.

"Ya, kami melarang kegiatan sahur on the road, karena memang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, termasuk gesekan antarkelompok. Lalu, konvoi kendaraan tak tertib, sampai potensi tindak pidana lainnya," katanya.

2. kegiatan SOR seringkali disalahgunakan

Sahur On The Road oleh ratusan relawan pemadam kebakaran di Banjarmasin.

Budi menambahkan, pengalaman tahun-tahun lalu, bahwa kegiatan sahur on the road sering disalahgunakan menjadi ajang konvoi, ugal-ugalan, hingga penggunaan knalpot brong, dan tawuran antarkelompok remaja.

"Jadi, kami imbau kepada masyarakat Kota Bandung, khususnya generasi muda laksanakan sahur dengan kegiatan positif lainnya di lingkungan masing-masing. Tak perlu turun ke jalan secara berkelompok," ujarnya

Polisi juga meningkatkan patroli selama Ramadan untuk mengantisipasi adanya aksi balap liar yang sering muncul menjelang waktu sahur atau setelah Salat Subuh.

"Kami akan tingkatkan patroli skala besar di titik-titik rawan di Bandung dengan menggandeng TNI dan unsur pemerintah daerah dalam operasi gabungan," katanya.

3. Bakal tindak tegas pelaku balap liar

ilustrasi tangan diborgol (pexels.com/Kindel Media)

Budi menegaskan, pihaknya tak segan menindak tegas pelaku balap liar sesuai aturan yang berlaku, sekaligus kendaraannya akan disita dan pelaku bisa dikenakan sanksi tilang maupun pidana jika terbukti membahayakan keselamatan orang lain.

"Kami mengajak para orang tua turut awasi anak-anaknya, utamanya pada malam hingga dini hari. Sebab, peran keluarga sangat penting. Pastikan anak-anak ada di rumah pada jam-jam rawan," katanya.

Editorial Team