Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara Evaluasi Aksi Afirmasi Peningkatan Pembelian dan Pemanfaatan Produk Dalam Negeri Dalam Rangka Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) di Jakarta Convention Center, Selasa (24/5/2022). (dok. Kemenko Marves)
Nama Luhut Binsar Pandjaitan kerap menjadi sorotan masyarakat. Terlebih, Luhut kerap diberi tugas atau jabatan lain oleh Presiden Joko "Jokowi" Widodo.
Di periode kedua pemerintahan Jokowi, Luhut diberi jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
Berdasarkan catatan IDN Times, Luhut mendapat jabatan pertamanya di era Jokowi pada 2014 sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Selang setahun, Luhut ditunjuk Jokowi menjadi Menko Polhukam.
Jabatan Menko Polhukam yang diemban Luhut singkat, hanya setahun. Dia kemudian dijadikan sebagai Menko Kemaritiman oleh Jokowi pada 2016-2019.
Pada 2016, Luhut merangkap jabatan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 2016. Hal ini lantaran jabatan tersebut ditinggal Arcandra Tahar yang diberhentikan secara terhormat oleh Jokowi lantaran polemik kepemilikan paspor ganda.
Pensiunan Jenderal TNI ini rangkap jabatan sebagai menteri sekitar dua bulan. Akhirnya pada Oktober 2016, Jokowi mengangkat Ignasius Jonan sebagai Menteri ESDM dan bertahan hingga masa jabatan berakhir pada 2019.
Pada 2019, Jokowi terpilih kembali menjadi presiden. Luhut kembali menduduki jabatan menteri. Luhut dijadikan sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi 2019-sekarang oleh Jokowi.
Ketika Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo tersangkut kasus korupsi, Luhut dipercaya jokowi sebagai pengganti sementara. Luhut duduk sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim.
Pada 2020, Luhut juga pernah menjabat sebagai Menteri Perhubungan Ad Interim. Kala itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terpapar Vmirus Corona sehingga tidak bisa menjalankan tugas. Luhut menjabat sebagai Menteri Perhubungan Ad Interim hingga Mei 2020. Hingga akhir masa jabatan Jokowi, Luhut masih kerap diberikan penugasan