Bandung, IDN Times - Aksi serentak berlangsung di berbagai negara pada 17 April 2026 untuk menyoroti pendanaan global terhadap industri peternakan intensif. Di Jakarta, aksi digelar di depan kantor World Bank oleh Act for Farmed Animals (AFFA) bersama koalisi Stop Financing Factory Farming (S3F).
Aksi ini menjadi bagian dari gerakan global yang berlangsung di sekitar 20 negara. Para peserta aksi mendesak lembaga keuangan internasional tersebut untuk menghentikan pendanaan terhadap sistem peternakan intensif yang dinilai memiliki dampak luas terhadap lingkungan dan masyarakat.
Isu ini mencuat setelah muncul rencana peningkatan pendanaan hingga USD9 miliar atau sekitar Rp140 triliun per tahun pada 2030. Para aktivis menilai kebijakan tersebut berpotensi mempercepat berbagai krisis lingkungan yang sudah berlangsung saat ini.
Dalam aksi tersebut, peserta juga menampilkan instalasi yang menggambarkan hewan ternak yang terdampak sistem peternakan intensif. Aksi visual ini dimaksudkan untuk mengingatkan publik pada dampak industri peternakan terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan kesejahteraan hewan.
