Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
64.405 Ribu Siswa Daftar SPMB Sekolah Maung, Rebut 18 Ribu Kursi
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Sebanyak 64.405 calon murid mendaftar SPMB Sekolah Maung untuk memperebutkan 18.272 kursi di 41 SMA dan SMK negeri Jawa Barat.
  • SPMB Sekolah Maung memiliki tiga jalur seleksi: potensi akademik 10%, kompetensi akademik 70%, dan kompetensi nonakademik 20%.
  • Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menegaskan proses seleksi harus transparan dan berintegritas, serta mengancam mencopot pihak yang terlibat penyimpangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
23-29 Mei 2026

Masa pendaftaran SPMB Sekolah Maung dibuka untuk 41 SMA dan SMK negeri di Jawa Barat. Sebanyak 64.405 calon murid mendaftar untuk memperebutkan 18.272 kursi.

25 Mei 2026

Kadisdik Jawa Barat Purwanto menegaskan pelaksanaan SPMB harus berintegritas dan transparan sesuai arahan Gubernur Dedi Mulyadi. Pada hari yang sama, Dedi mengingatkan agar tidak ada titipan dalam proses seleksi dan mengancam mencopot pihak yang menyimpang.

29 Mei 2026

Pendaftaran SPMB Sekolah Maung resmi ditutup setelah berlangsung selama tujuh hari.

2 Juni

Tahap verifikasi berkas dijadwalkan berlangsung hingga tanggal ini.

3 Juni

Uji kompetensi dan penanganan masalah akan dilaksanakan pada tanggal ini.

4 Juni

Rapat pleno dewan guru dijadwalkan untuk membahas hasil seleksi calon siswa.

5 Juni

Koordinasi antara kepala sekolah dan cabang dinas akan dilakukan untuk finalisasi hasil seleksi.

8 Juni 2026

Pengumuman hasil seleksi SPMB Sekolah Maung akan disampaikan kepada publik.

9–10 Juni 2026

Proses daftar ulang bagi calon murid yang diterima di Sekolah Maung akan dilaksanakan pada periode ini.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung di Jawa Barat telah ditutup dengan total 64.405 pendaftar yang memperebutkan 18.272 kursi di 41 SMA dan SMK negeri.
  • Who?
    Calon siswa SMA dan SMK negeri di Jawa Barat, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pendidikan Purwanto, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di 41 sekolah negeri yang ditetapkan sebagai Sekolah Maung, tersebar di berbagai kota dan kabupaten di Provinsi Jawa Barat.
  • When?
    Pendaftaran dibuka pada 23–29 Mei 2026, dengan tahapan verifikasi hingga pengumuman hasil seleksi dijadwalkan antara 2–10 Juni 2026.
  • Why?
    Program Sekolah Maung diselenggarakan untuk menampung siswa berprestasi melalui jalur khusus tanpa sistem zonasi, sesuai kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
  • How?
    Pendaftaran dilakukan melalui tiga jalur seleksi: potensi akademik 10 persen, kompetensi akademik 70 persen, dan kompetensi nonakademik 20 persen; proses dilanjutkan dengan verifikasi berkas dan uji kompetensi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak anak di Jawa Barat mau masuk Sekolah Maung, ada lebih dari enam puluh ribu yang daftar tapi kursinya cuma delapan belas ribu. Sekarang berkasnya lagi dicek dulu sebelum tes dan rapat guru. Pak Purwanto dan Pak Dedi bilang semuanya harus jujur, gak boleh curang, biar sekolahnya bagus dan adil buat semua anak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tingginya minat 64.405 calon siswa terhadap SPMB Sekolah Maung menunjukkan antusiasme besar masyarakat Jawa Barat terhadap pendidikan berkualitas. Dengan sistem seleksi berbasis prestasi dan komitmen pemerintah pada integritas serta transparansi, proses ini mencerminkan upaya serius membangun lingkungan sekolah unggul yang menghargai kemampuan akademik maupun nonakademik secara adil.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung untuk 41 SMA dan SMK negeri di Jawa Barat telah resmi ditutup pada 29 Mei 2026. Amino para orang tua memasukan anaknya ke sekolah Manusia Unggul ini tergolong tinggi.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, selama dibukanya masa SPMB Sekolah Maung pada 23-29 Mei 2026, tercatat ada 64.405 calon murid yang mendaftar ke berbagai sekolah. Mereka akan bersaing untuk berebut 18.272 kursi di 41 SMA dan SMK negeri.

1. SMAN 1 Bekasi paling banyak pendaftar

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Adapun program Sekolah Maung menjadi jalur khusus penerimaan siswa berprestasi tanpa sistem zonasi. Sebanyak 28 SMA negeri dan 13 SMK negeri di Jawa Barat ditetapkan sebagai Sekolah Maung.

SPMB Maung terdapat tiga jalur pendaftaran yaitu potensi akademik dengan kuota 10 persen, kompetensi akademik yang mendapat kuota 70 persen dan kompetensi nonakademik 20 persen.

Sementara, dari total 41 Sekolah Maung, SMAN 1 Bekasi memiliki jumlah pendaftar terbanyak yakni 2.084 pendaftar dengan kuota 384 murid, kemudian diikuti SMAN 1 Depok 1.909 pendaftar dengan kuota 320 murid, SMKN 1 Cimahi 1.810 pendaftar dengan kuota 672 murid.

Berikutnya SMKN 1 Cibinong 1.557 pendaftar dengan kuota 677 murid, SMAN 5 Bandung 1.511 pendaftar dengan kuota 320 murid serta SMAN 3 Bandung 1.424 pendaftar dengan kuota 320 murid.

2. Saat ini akan menempuh proses verifikasi berkas

Kepala Disdik Jabar, Purwanto (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Selanjutnya, proses SPMB Sekolah Maung akan memasuki tahap verifikasi berkas hingga 2 Juni. Selanjutnya akan dilakukan uji kompetensi dan penanganan masalah pada 3 Juni, rapat pleno dewan guru pada 4 Juni serta koordinasi kepala sekolah dan cabang dinas pada 5 Juni.

Adapun pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 8 Juni 2026 dan daftar ulang berlangsung 9-10 Juni 2026.

Bagi calon murid yang tidak lolos di Sekolah Maung, mereka masih memiliki kesempatan mengikuti SPMB reguler tahap berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.

3. Jangan sampai SPMB Sekolah Maung tercoreng karena ada titipan siswa

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Purwanto mengatakan, pelaksanaan SPMB harus berjalan dengan penuh integritas dan transparansi sesuai arahan Gubernur Jawa Barat.

"Kita ingin memastikan penyelenggaraan SPMB Maung berjalan dengan integritas dan transparansi sebagaimana arahan Pak Gubernur," ujar Purwanto, Senin (25/5/2026).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sebelumnya juga mengatakan, sekolah unggulan yang disiapkan Pemprov Jawa Barat itu diperuntukkan bagi siswa dengan kualifikasi akademik maupun nonakademik terbaik sehingga seluruh proses seleksi harus berjalan transparan dan berintegritas.

"Tidak boleh sekolah unggul ada titipan dari siapa pun atas nama apa pun dan untuk kepentingan apa pun," kata Dedi dalam pernyataannya, Senin (25/5/2026).

Dedi meminta seluruh kepala sekolah dan panitia penerimaan siswa menjaga integritas serta menghindari praktik yang bertentangan dengan prinsip keunggulan sekolah.

Dia bahkan mengancam akan mencopot kepala sekolah maupun panitia yang terbukti terlibat dalam penyimpangan proses penerimaan siswa baru.

"Saya tidak segan-segan untuk memberhentikan kepala sekolah, memberhentikan panitia, memberhentikan siapa pun yang terlibat dari proses yang tidak terpuji dari sekolah unggul," katanya.

Editorial Team

Related Article