Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

43 Ribu Kendaraan Keluar-Masuk Sukabumi, Arus Balik Terbagi 2 Gelombang

43 Ribu Kendaraan Keluar-Masuk Sukabumi, Arus Balik Terbagi 2 Gelombang
Kemacetan di GT Parungkuda hingga jalan arteri (IDN Times/Siti Fatimah)

Sukabumi, IDN Times - Pergerakan kendaraan keluar dan masuk wilayah Sukabumi selama arus balik Lebaran terpantau tinggi namun masih terkendali. Data lalu lintas menunjukkan jumlah kendaraan yang melintas relatif seimbang, meski volume terus meningkat sejak pagi hari.

Kasat Lantas Polres Sukabumi, Abdurrohman Hidayat, menyebut puncak arus balik diprediksi mulai terjadi pada malam ini. Hal itu seiring dimulainya kembali aktivitas perkantoran dan kawasan industri.

Berdasarkan laporan pengelola tol, pada Senin (23/3), kendaraan yang keluar melalui Gerbang Tol Caringin Utama tercatat sebanyak 21.830 unit. Sementara kendaraan yang masuk mencapai 21.324 unit.

Angka tersebut menunjukkan pergerakan kendaraan masih relatif seimbang antara arus keluar dan masuk wilayah Sukabumi.

1. Rekayasan one way sudah dilakukan tiga kali

IMG_2571.jpeg
Kemacetan di GT Parungkuda hingga jalan arteri (IDN Times/Siti Fatimah)

Sejak pagi hari, arus kendaraan yang meninggalkan Sukabumi terpantau cukup deras, terutama dari kawasan wisata seperti Pelabuhan Ratu dan pusat Kota Sukabumi.

Untuk mengurai kepadatan, polisi telah memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) sebanyak tiga kali.

“Terpantau sejak tadi pagi kendaraan sudah pulang, karena itu kita sudah melakukan tiga kali rekayasa lalu lintas one way. Arus cukup deras baik dari wisata Pelabuhan Ratu maupun dari wisata Sukabumi kota,” ujar Abdurrohman.

2. Puncak arus balik terbagi dua gelombang

IMG_2590.jpeg
Kemacetan di GT Parungkuda hingga jalan arteri (IDN Times/Siti Fatimah)

Abdurrohman menjelaskan, puncak arus balik tahun ini diprediksi terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama terjadi saat aktivitas perkantoran dan industri mulai berjalan pada 25 Maret.

Sementara gelombang kedua diperkirakan terjadi pada 30 Maret, bertepatan dengan dimulainya kembali kegiatan sekolah.

“Dapat disimpulkan dua sesi, karena tanggal 25 perkantoran dan bidang usaha sudah masuk, sementara sekolah masih libur. Kemudian tanggal 30 nanti anak sekolah sudah mulai masuk,” jelasnya.

3. Arus lalin diklaim ramai lancar meski volume meningkat

IMG_2563.jpeg
Kemacetan di Sukabumi (IDN Times/Siti Fatimah)

Meski volume kendaraan meningkat signifikan, polisi mengklaim bahwa kondisi lalu lintas di sejumlah titik masih terpantau ramai lancar. Kendaraan tetap bergerak tanpa hambatan berarti.

“Kondisi arus lalu lintas sampai saat ini masih ramai lancar, roda tetap berputar, tidak ada kendala walaupun volume kendaraan sangat meningkat,” pungkasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

43 Ribu Kendaraan Keluar-Masuk Sukabumi, Arus Balik Terbagi 2 Gelombang

24 Mar 2026, 22:08 WIBNews