Bandung, IDN Times - Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja menduga, munculnya kasus 40 pegawai Gedung Sate yang dinyatakan positif COVID-19 diduga akibat masa transisi di tengah Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Bahkan, penerapan protokol kesehatan yang diberlakukan secara ketat di lingkungan Gedung Sate pun masih kecolongan.
"Kami mengira ini terjadi di tengah transisi AKB di mana banyak pihak yang keluar masuk ke Gedung Sate," ujar Setiawan dalam konferensi pers, Kamis (30/7/2020).
