ilustrasi perceraian (pixabay.com/Tumisu)
Kendati demikian, dalam perjalanan penanganan perkara perceraian ini tidak semuanya masuk ke proses persidangan. Dede mengatakan, ada juga beberapa yang memang dalam proses mediasi kemudian mencabut berkas dan itu dinyatakan batal.
"Ya ada juga yang setelah mediasi dicabut kan, jadi tidak jadi lah gitu kan. Jadi ada forum mediasi di mana mediatornya ditunjuk oleh pengadilan untuk mendamaikan," katanya.
Sementara, berdasarkan data yang dihimpun IDN Times, berdasarkan data dari Kementerian Agama angka perceraian di Kota Bandung pada 2025 mencapai 7.119 kasus. Angka tersebut diklaim turun sekitar seratus kasus.
Kemudian, kondisi ekonomi di Kota Bandung pada Juni 2026 mengalami inflasi Year on Year (y-on-y) Kota Bandung sebesar 3,37 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,21.
Inflasi YoY terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sembilan indeks kelompok pengeluaran yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 5,01 persen. Selanjutnya, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,97 persen.
Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga pun naik sebesar 0,16 persen. Kelompok kesehatan sebesar 1,88 persen, dan kelompok transportasi sebesar 4,71 persen.
Bahkan, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya naik sebesar 1,01 persen. Kelompok pendidikan sebesar 0,77 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,26 persen, hingga kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 12,47 persen.
Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks yakni, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,95 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,13 persen.