Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah membuka layanan pengaduan untuk warga Jabar di Timur Tengah yang sedang menghadapi konflik dari Amerika-Israel kepada Iran. Pemprov meminta agar warga melaporkan jika terkena dampak langsung dari konflik tersebut.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, Adi Komar mengatakan, sampai saat ini ada ribuan warga Jabar yang tengah berada di negara-negara Timur Tengah, kondisinya masih belum diketahui apakah terdampak atau tidak.
"Berdasarkan data yang dihimpun dinas ketenagakerjaan Jawa barat jumlah pekerja migran Indonesia kurang lebih ada 3.960 orang sebagai pekerja migran. Kami terus monitor ini bisa juga mengakses ke hotline Jabar untuk menyampaikan bagaimana kondisinya," ujar Adi, Rabu (4/3/2026).
