Bandung, IDN Times - Sebanyak 27 orang tokoh dengan dari berbagai latar belakang berkumpul di monumen Penjara Banceuy, Kota Bandung, Selasa (18/8/2026). Mereka kompak menyampaikan Mosi Kebangsaan Indonesia sebagai seruan moral untuk mengingatkan kembali arah penyelenggaraan yang berpijak pada Pancasila, konstitusi, serta cita-cita kemerdekaan.
Kegiatan ini juga sekaligus memperingati momentum 81 tahun setelah para pendiri bangsa meletakkan fondasi konstitusional Negara Republik Indonesia pada 18 Agustus 1945. Pimpinan Mosi Kebangsaan Indonesia, Abdy Yuhana mengatakan, gerakan tersebut lahir dari kegelisahan sekaligus tanggung jawab kebangsaan melihat perjalanan negara yang dinilai mulai menjauh dari visi Negara Pancasila dan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan.
"Jadi hari ini kami menyampaikan Mosi Kebangsaan Indonesia. Prinsipnya adalah kita ingin mengingatkan kembali jalannya Negara Republik Indonesia," kata Abdy yang didampingi Paskah Irianto dan Tavip Ginting.
