Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

22 Juta Wisatawan Ditargetkan Berlibur ke Jabar saat Libur Idulfitri

22 Juta Wisatawan Ditargetkan Berlibur ke Jabar saat Libur Idulfitri
Nuansa Klasik Jalan Braga (https://www.jabarprov.go.id/berita/nuansa-klasik-jalan-braga-pengalaman-tak-terlupakan-di-kota-bandung-13772)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan 22 juta wisatawan berlibur ke 27 kabupaten dan kota selama libur Idulfitri 2026, mempertahankan capaian tahun sebelumnya.
  • Disparbud Jabar berharap libur panjang mendorong peningkatan okupansi hotel hingga 70 persen serta memperpanjang lama tinggal wisatawan demi mendukung UMKM lokal.
  • Wali Kota Bandung memastikan kesiapan kota menyambut wisatawan dengan penertiban parkir liar dan pembinaan pelaku wisata jalanan agar suasana tetap tertib dan nyaman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan banyak wisatawan yang datang berlibur ke destinasi unggulan yang ada di 27 kabupaten dan kota selama libur lebaran Idulfitri 2026. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat menargetkan 22 juta wisatawan datang selama periode tersebut.

Kepala Disparbud Jawa Barat, Iendra Sofyan mengatakan, berdasarkan data dari tahun ke tahun, jumlah wisatawan selalu mengalami peningkatan. BPS mencatat, pada 2024 terdapat 17 juta pergerakan wisatawan, yang kemudian melonjak signifikan menjadi 22 juta pada 2025.

"Masa libur lebaran tahun ini, kami targetkan 22 juta pegerakan wisatawan seperti tahun sebelumnya. Mudah-mudahan kondisi ekonomi (yang kurang baik), tidak terlalu memengaruhi sektor pariwisata," ujar Iendra, Sabtu (21/3/2026).

Table of Content

1. Berharap wisatawan tinggal lama di Jabar

1. Berharap wisatawan tinggal lama di Jabar

ilustrasi traveling
ilustrasi traveling (freepik.com/jcomp)

Libur Lebaran Idulfitri 2026 ini relatif panjang, sehingga Iendra berharap hal itu menjadi momentum bagi pelaku usaha pariwisata dalam menarik para wisatawan untuk datang ke wilayah Jabar.

Kemudian, selain okupansi hotel meningkat, durasi waktu tinggal wisatawan juga dapat memberi dampak positif bagi pelaku UMKM lokal, mulai dari sektor kuliner hingga fesyen.

"Kami harap lama tinggal wisatawan minimal bisa dua malam, jangan hanya satu malam. Dengan begitu okupansi hotel bisa terdongkrak di angka 60 hingga 70 persen," katanya.

2. Bandung Raya dan Bogor hingga Pangandaran masih menjadi tujuan wisata

ilustrasi traveling saat musim hujan
ilustrasi traveling saat musim hujan (freepik.com/freepik)

Iendra menambahkan, terdapat beberapa destinasi wisata di Jabar yang kerap menjadi primadona wisatwan seperti Pantai Pangandaran, Lembang Bandung Barat, Ciwidey Kabupaten Bandung dan sejumlah wisata kuliner di pusat Kota Bandung.

"Secara kawasan, Bandung Raya dan Bogor Raya masih mendominasi dari sisi jumlah. Tapi kalau titik wisata yang pertama memang Pantai Pangandaran," kata dia.

3. Farhan pesimistis banyak wisatawan yang datang ke Bandung

Ilustrasi Jalan Braga (instagram.com/bandung_banget)
Ilustrasi Jalan Braga (instagram.com/bandung_banget)

Sementara itu Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan bahwa ia sudah siap dalam menyambut para wisatawan datang ke Bandung saat libur lebaran 2026 ini. Meski begitu, dia memprediksi jumlah wisatawan yang datang tidak sebanyak tahun sebelumnya.

"Kami memperkirakan jumlah wisatawan akan lebih sedikit dibanding tahun lalu, seiring prediksi penurunan jumlah pemudik. Namun, berapapun jumlah yang datang, kami tetap akan menjadi tuan rumah yang baik," kata dia.

Farhan menegaskan, parkir liar pun tidak diperbolehkan untuk beroperasi pada hari raya Idulfitri ini. Dia memastikan akan menertibkan semua parkir liar tersebut.

"Parkir liar tidak diperbolehkan beroperasi. Kami bersama Satlantas dan Dinas Perhubungan akan melakukan penertiban, yang sudah berjalan sejak beberapa hari terakhir," ucapnya.

"Selain itu, pelaku wisata jalanan seperti cosplay, fotografi, dan musisi jalanan juga telah dibina oleh Dinas Pariwisata agar tidak melakukan pemaksaan, penipuan, maupun tindakan tidak sopan," kata Farhan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More