Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
2 Korban Tertimbun Tanah Longsor di Sukabumi, 1 Anak Tewas
Proses pencarian korban tertimbun longsor (IDN Times/Istimewa)

Sukabumi, IDN Times - Bencana longsor di Kabupaten Sukabumi menelan korban jiwa di dua lokasi berbeda. Keduanya dilaporkan tertimbun longsor akibat cuaca ekstrem yang terjadi sejak Selasa (3/12/2024) hingga Rabu (4/12/2024).

Seorang wanita lanjut usia bernama Emah (50), warga Kampung Gunung Baen, Desa Karangjaya, Kecamatan Gegerbitung, diduga tertimbun longsor. Sementara itu, seorang anak-anak di Kecamatan Simpenan dilaporkan tewas setelah tertimpa lemari akibat longsoran.

1. Korban anak di Simpenan tertimpa lemari

Ilustrasi longsor (IDN Times/Sukma Shakti)

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, membenarkan kabar tewasnya anak-anak akibat longsor. Korban merupakan warga Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Pendataan terhadap korban masih dilakukan petugas di lapangan.

"Informasi dari Camat menyebutkan korban adalah anak-anak. Longsoran menimpa rumah mereka, dan korban tertimpa lemari akibat getaran," ujar Deden di Pendopo Sukabumi.

Deden menambahkan, peristiwa ini terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama dua hari berturut-turut. Meski demikian, pihak BPBD masih terus memantau laporan dari lapangan terkait kondisi wilayah lainnya.

2. Pencarian korban lansia di Gegerbitung

Pencarian korban longsor di Gegerbitung Sukabumi (IDN Times/Istimewa)

Sementara itu, proses pencarian terhadap Emah di Kecamatan Gegerbitung masih berlangsung. Petugas BPBD bersama tim gabungan terus berupaya mencari korban yang diduga tertimbun material longsor.

"Kami belum bisa memastikan kondisi korban karena proses pencarian masih berlangsung. Saksi mata menyebutkan ada yang tertimbun, jadi tim terus bekerja untuk evakuasi," kata Deden.

3. Kerusakan akibat longsor di Gegerbitung

Banjir di Kab Sukabumi (IDN Times/Istimewa)

Petugas BPBD di Gegerbitung, Hendra, mengungkapkan bahwa laporan mengenai longsor diterima dari Ketua RT dan Kepala Desa setempat. Tim segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi darurat.

"Evakuasi langsung dilakukan begitu kami mendapat informasi dari warga. Saat ini tim gabungan masih di lokasi," jelas Hendra.

Selain menyebabkan korban tertimbun, longsor di Kampung Gunung Baen juga merusak empat rumah, satu vila, satu MCK, dan satu warung. Kerusakan parah ini memperparah situasi warga yang terdampak bencana.

"Kami terus berupaya melakukan evakuasi sekaligus mendata kerusakan akibat longsor. Semoga korban segera ditemukan," tutup Hendra.

Editorial Team

Related Article