Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Berenang di Kolam Masjid, Pemuda Tenggelam di Bandung

Kota Bandung
Berenang di Kolam Masjid, Pemuda Tenggelam di Bandung
antarafoto.com
Share Article

Bandung, IDN Times – Seorang pemuda bernama Dede Ruhiyat, dilaporkan hilang setelah tenggelam di kolam Masjid Terapung Jami Al Jabbar, Gede Bage, Kota Bandung, Selasa(14/5), sekitar pukul 00.45WIB.

Pemuda berusia 24 tahun itu diketahui tenggelam setelah sebelumnya sempat berenang di tengah kolam. Laporan adanya warga yang hilang itu langsung mendapat respons dari tim SAR Kota Bandung. Peristiwa ini terjadi pada Senin(13/5) sekitar pukul 20.00WIB.

Menurut laporan kejadian yang diterima IDN Times, korban tenggelam, Dede Ruhiyat diketahui sedang berenang di kolam masjid. Namun, karena diduga kelelahan akhirnya korban tenggelam.

Sesampainya di lokasi kejadian, Tim SAR segera menurunkan dua unit mobil rescue, dan perlatan selam sebanyak tiga set. Tak lupa, mereka pun membawa tim medis untuk membantu upaya penyelamatan tim SAR.

  1. 1. Belum ditemui hingga sekarang

    antarafoto.com
    antarafoto.com

    Meski demikian, ketika dikonfirmasi IDN Times, Dede belum ditemukan hingga saat ini. Tim SAR pun diinformasikan tak henti mencari korban.

    “(Pencarian) terus dilakukan dari semalam,” kata Joshua, kepada IDN Times lewat pesan Whatsapp, Selasa (14/5) siang.

  2. 2. Tiga kali penyelaman

    Basarnas Makassar
    Basarnas Makassar

    Sejak semalam, kata Joshua, tim SAR sudah melakukan tiga kali penyelaman. Bahkan, pagi tadi mereka klaim telah menyisir seluruh kolam.

    “Tapi di dasar kolam ada lumpur setebal mata kaki,” katanya.

  3. 3. Terkendala jarak pandang

    ilustrasi
    ilustrasi

    Agak sulit, memang, mencari korban tenggelam di Kolam Masjid Al Jabbar Kota Bandung. Luas dan kedalaman kolam tersebut masih simpang siur. Yang terang, kolam raksasa itu terhampar di dalam lahan seluas 26 hektar.

    "Kami masih mencari dan terbatas jarak pandang. Tapi kami tetap berusaha dengan melakukan pencarian melalui posisi dan penetuan garis air,” ujarnya.

  4. 4. Kolam itu berfungsi sebagai retensi

    IDN Times/Debbie Sutrisno
    IDN Times/Debbie Sutrisno

    Sebenarnya, kolam raksasa tersebut bukan hanya berfungsi sebagai penghias Masjid Al Jabbar. Kolam itu punya fungsi lain, yakni sebagai kolam retensi guna mengontrol banjir, yang dibangun oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.

    Menurut beberapa sumber, kolam tersebut dibangun dengan anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat senilai Rp96 miliar. Proyek Kompleks Masjid Al Jabbar yang dibangun sejak Desember 2017, hingga kini belum rampung.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More