Comscore Tracker

Janji Kuota Internet Gratis untuk Siswa di Jabar Ternyata Belum Merata

Kuota internet gratis baru dibagikan 1 kali sebesar 5 Gb

Bandung, IDN Times - Janji Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memberikan kuota internet gratis bagi siswa sekolah menengah atas (SMA) negeri sederajat ternyata belum merata. Dinas Pendidikan Jawa Barat baru membagikan jatah pulsa gratis kepada sejumlah siswa melalui sekolah di beberapa daerah.

Siswa SMA Negeri 24 Kota Bandung, Bagas Ahmad Rafifanto mengaku belum mendapatkan jatah pulsa gratis yang dijanjikan pemerintah tersebut. Dia menyebutkan, informasi mengenai adanya jatah kuota internet gratis ini sudah menyebar di kalangan siswa. Tetapi, hingga saat ini belum ada pembagian yang dilakukan sekolah.

"Kemarin awalnya mau ada bantuan untuk di (SMA) 24. Tapi ada informasi salah, ternyata itu hanya promosi buka tabungan bank," ujarnya ketika dihubungi IDN Times, Selasa (4/8/2020).

1. Masih manfaatkan akses internet rumahan

Janji Kuota Internet Gratis untuk Siswa di Jabar Ternyata Belum MerataPexels.com/vladakarpovich

Beruntung bagi Bagas selama ini dia bisa memanfaatkan akses internet yang dipasang di rumahnya. Alhasil, dia tidak harus meminta uang kepada orang tua untuk bisa mendapat kuota internet guna belajar online.

"Kalau saya Alhamdulillah ada wifi jadi masih bisa lanjut belajar di rumah dengan lancar," kata dia.

2. Kuota internet yang dapat kurang banyak

Janji Kuota Internet Gratis untuk Siswa di Jabar Ternyata Belum MerataIlustrasi Pelajar (SMA) (IDN Times/Mardya Shakti)

Sementara itu, salah satu siswa di SMA 13 Bandung, Salsabila Syifa Adha menuturkan sudah mendapatkan kuota internet dari sekolahnya. Namun, pemberian kuota hanya diberikan satu kali dalam bentuk fisik, dan bulan kedua belum ada pemberian kembali.

Dia mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima pihak sekolah hanya memberikan satu kali saja kuota sebesar 5 gigabite (Gb). Sedangkan untuk bulan berikutnya kita harus mengisi sendiri di kartu tersebut.

"Pas bulan kemarin dikasihnya, sekarang gak dikasih lagi. Cuman kalau beli kuota lebih murah dari biasanya tapi itu ga bisa dipakai lama," paparnya.

Menurutnya, untuk kuota internet sebesar 5 Gb jelas tidak akan cukup dipakai dalam satu bulan PJJ. Sebab, kuota itu akan habis paling maksimal satu minggu ketika dipakai online setiap hari untuk belajar.

3. Pemberian kuota internet harusnya dilakukan setiap bulan

Janji Kuota Internet Gratis untuk Siswa di Jabar Ternyata Belum MerataBelasan pemuda-pemudi karang taruna di di Kampung Cibiru Beet, Desa Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat membuka sekolah tatap muka secara gratis di tengah kesulitan akses ponsel pintar dan internet. IDN Times/Debbie Sutrisno

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar Dedi Supandi mengatakan, pemberian bantuan kuota ini setelah pihaknya melakukan survei dan evaluasi proses KBM secara daring dalam beberapa bulan ke belakang dampak pandemik COVID-19. Dari survei tersebut banyak siswa yang kesusahan belajar daring karena tak memiliki uang cukup untuk membeli kuota internet.

"Nah dari situ kita buatkan petunjuk teknis dalam kebijakan sekolah secara daring, salah satunya dengan membiayai kuota internet bagi siswa," ujar Dedi beberapa waktu lalu.

4. Dana internet diambil dari penggantian uang SPP

Janji Kuota Internet Gratis untuk Siswa di Jabar Ternyata Belum MerataIlustrasi Uang (IDN Times/Arief Rahmat)

Menurut Dedi, anggaran untuk kuota internet yang dibagikan kepada seluruh siswa SMA Negeri ini diambil dari anggaran bantuan operasional pendidikan (BOP) yang jumlahnya mencapai Rp770 miliar yang selama ini dipakai pengganti uang sumbangan pembinaan pendidikan (SPP). Selain anggaran dari BOP, sekolah pun bisa memanfaatkan dana dari bantuan operasional sekolah (BOS) yang merupakan kucuran pemerintah pusat.

Sekolah bisa memanfaatkan dana dari BOS atau BOP, tapi tidak digunakan secara bersamaan. "Jadi tidak double. Pakai anggaran dari BOS atau BOP-nya," kata dia.

Untuk setiap bulan, siswa bisa mendapatkan kuota maksimal Rp150 ribu. Kuota sebesar ini diharap bisa mencukupi dalam pembelajaran siswa selama satu bulan.

Topic:

  • Debbie sutrisno
  • Yogi Pasha

Berita Terkini Lainnya