Comscore Tracker

Instruksi Luhut, Stasiun Kereta Cepat Bakal Ditambah di Padalarang

Stasiun Padalarang bersifat sementara

Bandung Barat, IDN Times - Proyek pembangunan Transit Oriented Development (TOD) Walini terkendala atas belum keluarnya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bandung Barat (KBB). Pembangunan TOD Walini terpaksa menunggu evaluasi kajian RTRW oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Namun demikian, PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) tetap menargetkan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) bisa mulai beroperasi pada tahun 2022 mendatang. Untuk itu, KCIC memiliki alternatif untuk menambah tempat transit kereta cepat di area Stasiun Padalarang.

1. Luhut tambah stasiun demi akselerasi kereta cepat Bandung-Jakarta

Instruksi Luhut, Stasiun Kereta Cepat Bakal Ditambah di PadalarangAsisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan KBB Maman Sulaiman. (IDN Times/Bagus F)

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan KBB Maman Sulaiman mengatakan, stasiun yang bakal dibangun di Padalarang ini merupakan stasiun yang bersifat sementara bukan TOD seperti yang direncanakan di Walini.

"Dalam rangka akselerasi, Menteri Luhut menunjuk agar di KBB dibangun stasiun (sementara) yang dibangun di Stasiun Padalarang. Mungkin nanti dalam satu atau dua tahun penumpang (kereta cepat) yang naik dan turun bakal lewat Padalarang," ujar Maman saat ditemui, Rabu (7/4/2021).

2. Izin keluar sehari jadi

Instruksi Luhut, Stasiun Kereta Cepat Bakal Ditambah di PadalarangIlustrasi Infrastruktur (Kereta). IDN Times/Arief Rahmat

Maman menyebutkan, Pemda KBB sudah memberikan izin untuk mendirikan stasiun sementara itu di kawasan Stasiun Padalarang. Dengan alasan percepatan, perizinan terkait penggunaan kawasan Stasiun Padalarang untuk stasiun tambahan langsung digarap sehari jadi.

"Jadi KCIC ingin ada percepatan. Ingin ada jawaban dari Pemerintah Daerah waktu itu. Pak Bupati langsung memerintahkan untuk mempercepat urusan izin. Jadi izin untuk statiunnya sudah dikeluarkan, satu hari, malah satu jam kita keluarkan waktu itu," kata Maman.

3. Tidak akan ada pembebasan lahan lagi

Instruksi Luhut, Stasiun Kereta Cepat Bakal Ditambah di PadalarangEksekusi pembebasan lahan untuk proyek Keret Cepat di Padalarang, Jumat (21/2). (IDN Times/Bagus F)

Meski ada penambahan stasiun yang direncanakan dibangun di Padalarang, Maman memastikan tidak akan ada lagi pembebasan lahan. Stasiun ini hanya sebatas tempat transit atau naik turun penumpang Kereta Cepat Bandung-Jakarta.

"Untuk apa ada pembebasan lagi? yang dibangun kan bukan untuk TOD seperti di Walini. Bisa dikatakan hanya stasiun kereta saja," sebut Maman.

4. KCIC masih kaji stasiun tambahan di Padalarang

Instruksi Luhut, Stasiun Kereta Cepat Bakal Ditambah di PadalarangIDN Times/Hana Adi Perdana

Dihubungi terpisah, Corporate Secretary PT KCIC, Mirza Soraya mengatakan, proyek kereta cepat ini masih sama seperti rencana awal dengan membangun empat stasiun di Halim, Karawang, Walini dan Tegalluar. Secara umum, saat ini pembangunan empat stasiun sudah masuk dalam tahap pondasi dan struktur lainnya.

Terkait informasi tambahan Stasiun Padalarang, lanjut Mirza hal itu masih dalam proses kajian internal bersama tim konsultan. Menurutnya, wacana penambahan stasiun di Padalarang itu muncul sebagai alternatif agar kereta cepat bisa mudah di jangkau dengan moda transportasi lainnya.

“Dengan kata lain, rencana stasiun kereta cepat hingga saat ini masih sesuai dengan rencana awal yang menempatkan di empat titik yakni Halim, Karawang, Walini dan Tegalluar,” jelas Mirza.

Baca Juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Ditarget Rampung 2022

Baca Juga: Tata Ruang Dievaluasi, Pembangunan TOD Walini di KBB Terhambat

Topic:

  • Yogi Pasha

Berita Terkini Lainnya