Mulai Hari Ini, Commuter Line Bandung Diperpanjang Hingga Cicalengka

- Layanan malam Commuter Line Bandung diperpanjang hingga Cicalengka
- Perjalanan KA 399 relasi Kiaracondong–Padalarang dibatalkan, digantikan oleh KA 357 relasi Cicalengka–Padalarang
- Tarif Commuter Line Bandung Raya tetap disubsidi pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO)
Bandung, IDN Times – KAI Commuter melakukan penyesuaian Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) untuk layanan KA Commuter Line Bandung Raya yang mulai berlaku pada 1 Februari 2026. Penyesuaian ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas layanan transportasi publik di Jawa Barat, khususnya di lintas Padalarang–Cicalengka pulang pergi.
Perubahan jadwal dan relasi tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, setelah melalui kajian teknis penyelenggaraan perkeretaapian.
1. Layanan malam jadi lebih fleksibel

Salah satu perubahan utama adalah perpanjangan relasi perjalanan pada satu jadwal Commuter Line Bandung Raya. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyebut perpanjangan ini ditujukan untuk mengoptimalkan mobilitas masyarakat di malam hari.
“KA 398 yang sebelumnya melayani Padalarang–Kiaracondong kini diperpanjang menjadi Padalarang–Cicalengka,” ujar Karina.
Kereta tersebut tetap berangkat dari Stasiun Padalarang pukul 21.46 WIB, namun kini melayani rute yang lebih panjang hingga Cicalengka. Perpanjangan relasi ini diharapkan memberi alternatif perjalanan yang lebih efisien bagi pengguna Commuter Line Bandung Raya.
2. Ada satu perjalanan dibatalkan

Selain perpanjangan relasi, KAI Commuter juga melakukan pengalihan layanan pada perjalanan malam hari. Perjalanan KA 399 relasi Kiaracondong–Padalarang yang berangkat pukul 22.50 WIB dibatalkan.
Sebagai gantinya, layanan akan diakomodasi oleh KA 357 relasi Cicalengka–Padalarang yang berangkat dari Stasiun Cicalengka pukul 22.25 WIB. Kereta ini dijadwalkan tiba di Stasiun Kiaracondong pukul 23.04 WIB dan kembali berangkat pukul 23.10 WIB.
Menurut Karina, penyesuaian ini memberi pilihan waktu perjalanan yang lebih fleksibel, meski jadwal di sejumlah stasiun menjadi sekitar 20 menit lebih malam dari sebelumnya.
3. Tarif masih subsidi

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub, Arif Anwar, memastikan perpanjangan relasi dan penyesuaian jadwal tersebut tetap memenuhi aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan operasi.
Ia juga menegaskan bahwa tarif Commuter Line Bandung Raya tetap disubsidi pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO).
“Tarif tetap terjangkau meskipun lintas layanan mengalami perpanjangan,” kata Arif.
Dengan skema PSO tersebut, tarif Padalarang–Kiaracondong (20 km) dan Kiaracondong–Cicalengka (22 km) tetap Rp4.000, sementara lintas Padalarang–Cicalengka sejauh 42 km dikenakan tarif Rp5.000.
Arif berharap penyesuaian layanan ini dapat mendorong semakin banyak masyarakat beralih ke transportasi publik berbasis kereta api.

















