Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

5 Tanaman Hias yang Tak Boleh Kena Cahaya Matahari Langsung

ilustrasi African violet (unsplash.com/Corina Bianca Alb)
ilustrasi African violet (unsplash.com/Corina Bianca Alb)

Tanaman hias memerlukan penyiraman secara rutin dan sinar matahari yang cukup untuk dapat tumbuh dengan baik. Akan tetapi, terdapat sejumlah tanaman hias yang bisa terkena masalah jika memperoleh sinar matahari langsung atau diletakkan di jendela yang menghadap ke selatan yang mendapatkan banyak cahaya terang setiap harinya.

Jika kamu ingin mengetahui apa saja tanaman yang sebaiknya dijauhkan dengan matahari secara langsung, berikut ini beberapa daftarnya. Jangan salah perawatan, ya!

1. Peace lily

peace lily (unsplash.com/Paul Hanaoka)
peace lily (unsplash.com/Paul Hanaoka)

Walaupun peace lily tumbuh dengan baik di rumah dengan cahaya rendah, tumbuhan ini bisa menoleransi titik-titik cahaya yang lebih terang selama cahaya tersebut disaring dan tak langsung mengenainya. Matahari yang terik bisa menyebabkan daunnya terbakar, dan juga bisa membuat tanaman ini mengering dengan cepat. 

Apabila daun paling atas telah berwarna kuning atau pudar, bisa jadi tanaman menerima terlalu banyak cahaya matahari. Oleh karena itu, kamu harus segera menjauhkannya dari sumber cahaya matahari tersebut.

2. Spider plant

ilustrasi spider plant (unsplash.com/おにぎり)
ilustrasi spider plant (unsplash.com/おにぎり)

Spider plant memiliki nama lain, yaitu tanaman laba-laba atau Chlorophytum Comosum. Tanaman ini banyak digemari karena perawatannya yang mudah.  

Akan tetapi, terlalu banyak mendapatkan sinar matahari bisa menyebabkan daunnya memutih dan mengubahnya menjadi cokelat. Cahaya terang dan tak langsung sangat baik untuk tanaman ini dan mendorongnya untuk memperoleh bunga dan daun yang lebih banyak.

3. Pothos

ilustrasi pothos (unsplash.com/feey)
ilustrasi pothos (unsplash.com/feey)

Pothos menjadi tumbuhan yang dikenal mudah dalam hal perawatannya. Namun, tumbuhan ini tak dapat menerima terlalu banyak sinar matahari. 

Apabila meletakkannya di jendela terang, maka kemungkinan tumbuhan ini akan mengalami sengatan matahari, daun berubah menjadi putih, dan tanda-tanda kerusakan lainnya. Akan tetapi, kamu bisa membuat tanaman ini tetap aman dengan cara memposisikannya beberapa sentimeter dari jendela yang terang atau memasang tirai tipis untuk melindunginya dari cahaya.

4. Aglonema

ilustrasi aglonema (unsplash.com/feey)
ilustrasi aglonema (unsplash.com/feey)

Aglonema tumbuh paling subur di lokasi dengan sinar matahari terang, namun tak menyinari secara langsung. Tingkat cahaya yang lebih tinggi bisa membuat daun berubah memutih, kecokelatan, dan mengalami perubahan warna. 

Posisi yang menghadap timur atau barat umumnya menjadi opsi terbaik untuk tanaman ini. Akan tetapi, aglonema juga bisa dipelihara di eksposur utara selama menerima cukup cahaya alami.

5. African violet

ilustrasi African violet (unsplash.com/Corina Bianca Alb)
ilustrasi African violet (unsplash.com/Corina Bianca Alb)

African violet tumbuh paling baik dalam cahaya terang dan tak langsung. Daunnya bisa berubah menjadi kuning atau cokelat bila mendapatkan sinar matahari yang terlalu banyak.

Jendela yang menghadap ke timur atau utara merupakan lokasi terbaik untuk tanaman ini. Sedangkan jendela yang menghadap ke selatan yang cerah, cenderung akan membuat tanaman ini tersengat matahari, terlebih selama musim panas saat cahaya lebih kuat.

Tumbuhan di atas sebaiknya tidak diletakkan di lokasi yang mendapatkan cahaya matahari langsung, jika ingin tumbuh dengan baik. Mulai sekarang, jangan salah dalam perawatannya, ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ratna Herlina
EditorRatna Herlina
Follow Us