Bandung, IDN Times - Penolakan terhadap proyek geothermal kembali disuarakan sejumlah warga dari berbagai daerah di Jawa Barat. Mereka menilai proyek tersebut berpotensi merusak lingkungan hingga mengganggu kehidupan masyarakat sekitar.
Warga mengaku khawatir proyek panas bumi justru menimbulkan persoalan baru, mulai dari krisis air, bencana alam, hingga hilangnya mata pencaharian warga.
Pepen, salah satu warga yang menolak proyek geothermal, mempertanyakan sikap pemerintah yang dinilai tidak hadir saat masyarakat mengadukan persoalan di daerahnya.
“Waduk (bohong) lah. Kalau minta untuk jaga gunung, jaga alam. Selama ini juga ketika warga meminta menemui dia, dia gak pernah ada,” kata Pepen melalui siaran pers dikutip IDN Times, Rabu (10/6/2026).
Menurut dia, pemerintah seharusnya lebih memperhatikan persoalan lingkungan yang terjadi di Jawa Barat. Pepen menyebut tidak masuk akal jika pemerintah bisa turun membantu ke daerah lain, namun tidak hadir ketika warga di Jabar mengalami masalah.
“Masa gak ada? Gak masuk akal kalau dia bisa ke Aceh, bisa ke mana-mana bantuannya, tapi ketika di Jawa Barat sendiri ada masalah dia ga pernah bersikap,” ujarnya.
