Bandung, IDN Times - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Luky Alfirman menilai pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak cukup hanya melalui kegiatan pameran. Pelaku usaha membutuhkan pendampingan, akses pembiayaan, peningkatan kualitas produk, hingga jaringan pemasaran agar bisa berkembang dan bersaing di pasar internasional.
"Ini bukan sekadar menambah jumlah UMKM, tetapi kita ingin UMKM kita itu naik kelas. Perbaikan kualitasnya, memperluas jaringannya, bagaimana mengakses pembiayaannya, dan seterusnya," ujar Luky saat membuka ROEANG KITA, UMKM Festival dan Trade Expo di Summarecon Mall Bandung, dikutip Sabtu (7/11/2026).
Menurutnya, kegiatan pengembangan UMKM harus dilengkapi pelatihan dan pendampingan. Dengan begitu, pelaku usaha tidak hanya mendapatkan kesempatan memasarkan produk, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
"Kita benar-benar ingin membantu UMKM itu bisa lebih baik lagi," katanya.