Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Walkot Oded Nilai Ganjil-Genap di Bandung Tidak Efektif

Kota Bandung
Walkot Oded Nilai Ganjil-Genap di Bandung Tidak Efektif
pemberlakukan aturan ganjil genap di Kota Bandung (IDN Times/Debbie Sutrisno)
Share Article

Bandung, IDN Times - Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyebut pemberlakuan sistem ganjil-genap untuk kendaraan bermotor kurang efektif diberlakukan. Dengan demikian Oded belum bisa memastikan apakah kebijakan ini akan diperpanjang atau tidak.

"Sampai hari ini kita di Kota Bandung belum bicara itu. Saya melihat condong tidak efektif," kata Oded di Balai Kota Bandung, Rabu (18/8/2021).

  1. 1. Hanya menimbulkan persoalan baru di masyarakat

    Ilustrasi. IDN Times/Debbie Sutrisno
    Ilustrasi. IDN Times/Debbie Sutrisno

    Dia menilai ganjil-genap yang ada justru memberatkan masyarakat. Sebab, aturan ini menyulitkan warga untuk berakivitas.

    "Ganjil genap itu kan repot juga, masyarakat tambah repot. Kalau yang punya kendaraan satu bagaimana? kendaraan satu lalu kena ganjil-genap ya tidak bisa berangkat ya," kata dia.

  2. 2. Lebih baik berlakukan aturan penutupan jalan

    Petugas Dinas Perhubungan menutup Jalan Asia Afrika di Bandung. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
    Petugas Dinas Perhubungan menutup Jalan Asia Afrika di Bandung. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

    Menurutnya, pemberlakuan buka-tutup jalan dinilai lebih tepat jika dibandingkan dengan penerapan sistim ganjil-genap. Menurutnya, penilaian itu disepakati oleh forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda).

    "Menurut kami di Forkopimda, lebih efektif penutupan jalan," tuturnya.

  3. 3. Penyataan Oded berbeda dengan Sekda

    IDN Times/Humas Bandung
    IDN Times/Humas Bandung

    Sebelumnya, Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan, pengaturan ganjil genap di sejumlah ruas jalan merupakan bagian dari upaya pengendalian mobilitas. Meski kasus COVID-19 tengah menurun, tapi penanganan tak lantas mengendur.

    Ema menegaskan, level kewaspadaan Kota Bandung kini berada di zona oranye. Meski demikian Kota Bandung masih dalam kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Dengan begitu pengaturan mobilitas menjadi upaya agar tidak terlena dalam menjalankan mobilitas.

    “Jajaran Kepolisian bersinergi dengan Pemerintah Kota mengambil kebijakan untuk dilakukan uji coba ganjil-genap di ruas jalan yang selama ini intensitas kendaraan cukup tinggi,” ucap Ema melalui siaran pers dikutip IDN Times, Minggu (15/8/2021).

  4. 4. Kepadatan di jalan tidak terlalu padat

    Ganjil Genap di Kota Bandung (Istimewa)
    Ganjil Genap di Kota Bandung (Istimewa)

    Pengaturan ganjil-genap berlaku di dua ruas jalan. Pertama di Jalan Asia Afrika mulai dari simpang Jalan Tamblong hingga ke perempatan Jalan Oto Iskandar Di Nata. Kedua di Jalan Ir. H. Djuanda mulai dari perempatan Cikapayang hingga simpang Jalan Dipati Ukur.

    Pengaturan ganjil genap hanya berlaku pada jam tertentu, yakni pagi hari pukul 08.00-10.00 WIB dan sore hari pukul 16.00-18.00 WIB.

    Secara kasat mata, Ema melihat pengaturan ganjil-genap berjalan lancar. Ia menduga karena mobilitas kendaraan di Kota Bandung saat ini memang tidak terlalu padat seperti ketika sebelum pandemik COVID-19.

    “Mungkin mereka sudah tahu karena informasi ganjil-genap sudah masif. Kedua, masyarakat sudah menyadari kalau memang hanya sebatas jalan-jalan sekarang tidak jadi pilihan. Kecuali ada kegiatan mendesak,” kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More