Bandung, IDN Times - Jagat media sosial dihebohkan oleh sebuah unggahan video dari akun Instagram yang memperlihatkan sebuah pemandangan tidak biasa di wilayah pelosok Jawa Barat. Video tersebut menampilkan bangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang berdiri tegak, tetapi berada di lokasi cukup terisolasi dari jangkauan masyarakat lainnya
Dari informasi yang dihimpun, lokasi KDMP itu berada di area kaki Gunung Ciremai di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Bangunan tersebut tampak mencolok dengan warna khas merah putih di tengah lanskap yang jauh dari pusat aktivitas warga desa.
Terkait hal ini, Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman mengatakan bahwa pembangunan Kopdes bertujuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat di pedesaan. Akses yang jauh dari pusat kota, oleh pemerintah difasilitasi agar masyarakat di desa bisa mendapatkan kebutuhan yang sama. Maka dibuatlah program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)
"Kopdes itu kan masing-masing desa ya, karena masyarakat desa itu harus terpenuhi juga kebutuhannya. Di luar jangkauan-jangkauan dari kota, maka dibentuklah koperasi desa," kata Dudung saat ditemui di Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (5/8/2026).
Dudung mengungkapkan, seharusnya pembangunan Kopdes dibuat terjangkau dari permukiman masyarakat. Sehingga, masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok, seperti beras, gas, hingga pulsa, di KDMP.
"Tujuannya adalah biar masyarakat-masyarakat di pedalaman yang jauh dari mana pun, dengan adanya koperasi desa, maka dia tidak kesulitan, baik itu membeli gas, membeli pulsa, atau apa pun yang lainnya, terutama bahan seperti beras, minyak, gula, dan sebagainya," ungkapnya.
Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) itu pun membantah Kopdes yang berdiri di kaki Gunung Ciremai itu tidak menjangkau permukiman warga. Menurutnya, setiap Kopdes yang dibangun itu berdasarkan aspirasi dari kepala desa, dan itu ada di kawasan permukiman.
"Di kampung mah sama aja, kan itu dicari sesuai dengan aspirasi dari kepala desa," pungkasnya.
