Mobil Dalmas Dirusak Sekelompok Massa di Bandung, Tiga Polisi Luka. Dok Istimewa
Pemkot Bandung menyatakan prihatin atas aksi kekerasan yang menyebabkan 11 anggota kepolisian mengalami luka, mulai dari luka ringan hingga luka berat.
Wali Kota mengatakan pemerintah akan mengambil pendekatan kemanusiaan agar eskalasi kekerasan tidak semakin meluas. Sementara proses penyelidikan terhadap kejadian tersebut diserahkan kepada pihak kepolisian.
“Kami juga menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas terlukanya dari luka berat sampai luka ringan 11 anggota kepolisian yang mendapat serangan semalam,” katanya.
Ia menegaskan Pemkot Bandung tidak akan mengambil alih proses hukum terkait aksi kekerasan tersebut.
“Tugas kita bersama untuk menurunkan eskalasi tersebut, menyerahkan kepada yang berwajib melakukan penyidikan. Sedangkan kami dari pemerintah kota memastikan bahwa semua akan kita bersihkan untuk kembali ke normal,” ujarnya.
Pemkot Bandung juga akan berkoordinasi dengan kepolisian sebagai bagian dari Forkopimda untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami bersama-sama dengan kepolisian sebagai bagian dari Forkopimda akan bahu-membahu menjaga kondusivitas di Kota Bandung,” katanya.
Menurutnya, aktivitas ekonomi dan sosial di Kota Bandung masih berjalan. Bahkan, sebuah konferensi internasional tetap berlangsung setelah aksi demonstrasi.
Sebelumnya, dari video yang dilihat IDN Times, awalnya mobil ini tengah melintas di perempatan jalan Dago, tapi tiba-tiba sekelompok masa mendorong waterbarrier untuk menghentikan kendaraan tersebut. Mobil Dalmas kemudian mencoba menghindar dan memutar balik.
Nahas ketika kendaraan belum sempurna untuk memutar balik sekelompok massa yang menghadang langsung melemparkan berbagai barang dan menyerang mobil tersebut yang berisi sejumlah aparat polisi.
"Tiba-tiba diserang oleh rombongan, kemudian dengan melempari batu. Melempari batu, kemudian melempari kembang api dan petasan, sama bom molotov," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Dedi Supriyadi.
Akibat kejadian itu, tiga anggotanya terluka dan sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan. Belum dijelaskan secara rinci kondisi luka yang diderita oleh mereka.
"Anggota sudah diobati di rumah sakit, sudah mendapat penanganan medis," ujar dia.