Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
UMKM dan Ekraf Disiapkan Hadapi Ancaman Resesi Ekonomi 2023
IDN Times/Abdul Halim

Purwakarta, IDN Times - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menutup rangkaian kegiatan program Kabupaten-Kota (KaTa) Kreatif 2022 di Kabupaten Purwakarta. Dari 35 daerah yang dikunjungi dalam rangkaiannya, ia menyimpulkan sejumlah permasalahan yang dihadapi para pelaku ekonomi kreatif.

“Yang mereka butuhkan adalah pelatihan, pendampingan, pemasaran,” kata Sandiaga dalam konferensi pers seusai workshop KaTa Kreatif di Bale Yudhistira Kabupaten Purwakarta, Sabtu (22/10/2022) sore.

Untuk membantu pemasaran, Menparekraf mendorong produk-produk ekraf masuk katalog elektronik (e-katalog). Selain itu, mereka juga dinilai memerlukan asistensi perizinan dan pembiayaan dari pemerintah daerah setempat.

1. Pelaku UMKM beri harapan hadapi ancaman resesi

Ilustrasi UMKM (dok. IDN Times)

Pada kesempatan itu, Sandiaga mengaku terkesan dengan antusiasme para peserta workshop yang didominasi kaum ibu atau emak-emak. Menurutnya, antusiasme mereka untuk mengembangkan usaha menjadi harapan Indonesia menghadapi ancaman resesi ekonomi pada 2023.

“Ini menjadi fenomena tersendiri. Di saat banyak yang membicarakan resesi, emak-emak tadi itu justru merasakan energi tambahan. Sehingga, mereka bisa mengatasi resesi yang saya sebut kegelapan. Mereka menghadirkan pelita, cahaya dan senternya itu mereka,” tutur Sandiaga.

2. Pengembangan UMKM diharapkan serap tenaga kerja

Ilustrasi pencari kerja. IDN Times/Galih Persiana

Perjalanan Sandiaga ke 35 daerah di Indonesia diibaratkan seperti perjalanan spiritual untuk menemukan jati diri bangsa. Menurutnya, banyak sekali potensi ekonomi kreatif yang bisa dikembangkan dari setiap daerah mulai dari kuliner, seni pertunjukkan dan pariwisata.

Selain menghadapi ancaman resesi, Sandi berharap pengembangan sektor usaha mikro kecil menengah dan ekonomi kreatif juga akan menyerap tenaga kerja dari masyarakat setempat. “Saya yakin, target kita 1,1 juta lapangan kerja baru dapat tercipta oleh para pelaku UMKM,” katanya.

3. Workshop diisi pendiri restoran Sate Maranggi Hj Yetti

IDN Times/Abdul Halim

Sementara itu, workshop kali ini juga menghadirkan pendiri restoran Sate Maranggi Hj Yetti sebagai pembicara. Restoran yang didirikan sekitar 1990 itu dinilai sukses menjadi salah satu ikon pariwisata di Kabupaten Purwakarta saat ini berkat kerja keras dan konsistensi pengelolanya.

“Kuncinya berusaha yang terbaik, jujur, apa adanya, berbagi bersedekah dan konsistensi,” kata Yetti. Di akhir acara, Menparekraf, Bupati Purwakarta dan sejumlah pejabat kementerian maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghibur para peserta dengan perlombaan membuat sambal sate maranggi.

Editorial Team

Related Article