Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tren Belanja Kebutuhan Harian Dini Hari Semakin Diminati Masyarakat
Tren Belanja Kebutuhan Harian Dini Hari Semakin Diminati Masyarakat (Dok. Grab)
  • Data GrabAds 2025 menunjukkan pesanan GrabMart tumbuh 40,5 persen pada pukul 02.00–05.59 WIB, menandai pergeseran belanja kebutuhan harian hingga dini hari.

  • Kategori belanja berubah menurut waktu, dari bahan segar pagi hari hingga minuman dan camilan menjelang tengah malam; GrabMart merespons lewat layanan 24/7 dan pengiriman kurang dari satu jam.

  • Enam dari sepuluh pesanan GrabMart dimulai dari pencarian langsung, sementara penggunaan solusi pemasaran full-funnel GrabAds oleh merek F&B enterprise meningkat lebih dari 120 persen dalam setahun.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Aktivitas berbelanja kebutuhan harian masyarakat modern kini mengalami pergeseran waktu yang cukup signifikan. Kebiasaan bertransaksi digital tidak lagi terbatas pada jam operasional toko konvensional, melainkan terus berlanjut hingga malam dan dini hari.

Laporan terbaru dari GrabAds mengungkapkan adanya lonjakan aktivitas belanja kebutuhan harian pada jam-jam yang tidak biasa. Fenomena ini menunjukkan adanya fleksibilitas baru di kalangan konsumen dalam memenuhi kebutuhan mendesak maupun harian mereka kapan saja.

Temuan menarik tersebut dipaparkan dalam ajang F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026. Forum ini menggarisbawahi pentingnya pemanfaatan data perilaku konsumen bagi para pemilik merek untuk merancang strategi pemasaran yang lebih relevan dan tepat sasaran.

Perubahan pola konsumsi ini membawa arah baru bagi industri ritel dan pengiriman digital. Merek-merek terkemuka kini dituntut untuk beradaptasi dengan momentum belanja konsumen yang semakin bervariasi sepanjang 24 jam.

1. Pergeseran pola waktu dan variasi produk favorit belanja digital

Tren Belanja Kebutuhan Harian Dini Hari Semakin Diminati Masyarakat (Dok. Grab)

Berdasarkan data GrabAds sepanjang tahun 2025, jumlah pesanan di GrabMart tumbuh sebesar 40,5 persen pada pukul 02.00–05.59 WIB. Pertumbuhan ini juga sudah mulai terlihat sejak malam hari, yakni naik 38,4 persen pada pukul 21.00–22.29 WIB dan 36,3 persen pada pukul 22.30–01.59 WIB.

Selain perubahan waktu, pilihan kategori produk yang dibeli juga sangat bervariasi, mulai dari bahan segar di pagi hari, makanan ringan di siang hari, hingga minuman dan camilan menjelang tengah malam.

Menanggapi dinamika perubahan perilaku konsumen tersebut, Director of Commercial Grab Indonesia, Roy Nugroho,memberikan pandangannya terkait peluang besar yang terbuka bagi industri F&B dan FMCG.

“Pertumbuhan belanja pada malam hingga dini hari menunjukkan bahwa konsumen kini memiliki fleksibilitas lebih besar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk di luar jam belanja konvensional. Bagi industri F&B dan FMCG, perubahan ini membuka peluang untuk menjangkau konsumen yang sebelumnya mungkin belum banyak diperhatikan. Melalui GrabAds, kami membantu brand memahami perubahan perilaku tersebut berdasarkan data, sehingga mereka dapat mengidentifikasi peluang pemasaran yang lebih relevan dengan kebutuhan konsumen,” kata Roy Nugroho, Sabtu (24/10/2026).

2. Strategi responsif layanan kilat dan pendekatan pemasaran full-funnel

Tren Belanja Kebutuhan Harian Dini Hari Semakin Diminati Masyarakat (Dok. Grab)

Untuk mengakomodasi tren belanja malam hari tersebut, platform GrabMart menghadirkan kampanye Belanja Terima Beres yang menawarkan layanan 24/7 dengan pengiriman cepat kurang dari satu jam. Di samping itu, konsumen juga dapat memanfaatkan kemudahan mendapatkan produk segar berkualitas tinggi melalui layanan DailyMart by Grab yang dikelola secara khusus.

Riset dalam F&B Forward juga menemukan perbedaan perilaku konsumen, di mana enam dari sepuluh pesanan GrabMart diawali dengan pencarian langsung. Kondisi ini menuntut setiap merek untuk hadir secara proaktif dan membangun preferensi sejak awal perjalanan belanja konsumen.

“Peluang bagi brand bukan hanya tentang menjangkau lebih banyak konsumen, tetapi juga hadir dengan pesan yang tepat ketika kebutuhan mereka muncul dan ketika keinginan untuk membeli belum terbentuk. Melalui first-party consumer insights dan solusi full-funnel marketing GrabAds, kami membantu brand menjangkau konsumen di berbagai tahap perjalanan di berbagai titik interaksi, mulai dari membangun Top of Mind hingga memenangkan Top of Cart."

"Dengan demikian, brand tidak hanya diingat, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk dipilih ketika konsumen berbelanja,” ujar Roy Nugroho, Director of Commercial, Grab Indonesia.

3. Peningkatan adopsi strategi berbasis data di kalangan pelaku industri

ilustrasi memesan makanan secara online (unsplash.com/Grab)

Respons positif terhadap strategi berbasis data ini terlihat dari peningkatan jumlah enterprise F&B brands yang memanfaatkan solusi full-funnel marketing GrabAds lebih dari 120 persen dalam setahun terakhir. Hal ini mencerminkan tingginya kesadaran para pelaku usaha untuk menghubungkan upaya pembentukan citra merek (brand building) langsung dengan tingkat konversi penjualan (conversion).

“F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026 menjadi ruang bagi para marketers dan business leaders di industri F&B untuk memahami bagaimana perubahan dalam perjalanan konsumen dapat membuka peluang baru bagi brand."

"Melalui first-party consumer insights dan berbagai touchpoints dalam ekosistem Grab, GrabAds membantu brand memahami momen yang relevan di sepanjang consumer journey—mulai dari membangun awareness dan ketertarikan terhadap brand, hingga mendorong pembelian,” ujar Roy Nugroho, Director of Commercial, Grab Indonesia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article