Bandung, IDN Times - Akses trader ritel terhadap pasar keuangan global mengalami perubahan dalam satu dekade terakhir. Aktivitas yang sebelumnya banyak bergantung pada perangkat lunak desktop kini semakin mudah dilakukan melalui browser web.
Perubahan tersebut ikut memengaruhi cara trader mengakses pasar Contract for Difference (CFD). Tanpa harus memasang perangkat lunak khusus, trader dapat memantau grafik, melihat kuotasi, dan menjalankan aktivitas trading melalui perangkat yang terhubung ke internet.
Model berbasis browser juga menjawab kebutuhan trader yang menggunakan lebih dari satu perangkat dalam aktivitas sehari-hari. Perpindahan dari komputer kantor ke laptop pribadi, misalnya, tidak lagi selalu membutuhkan proses instalasi dan konfigurasi ulang.
Di tengah pergerakan pasar yang dapat dipengaruhi data ekonomi, kebijakan bank sentral, laporan perusahaan, harga komoditas, hingga kondisi geopolitik, fleksibilitas akses menjadi salah satu aspek yang semakin diperhatikan trader.
