Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tim Prabu Polrestabes Bandung Tangkap 17 Pemuda Bawa Parang Jelang Sahur
17 Pemuda Bawa Parang Diamankan Jelang Sahur di Bandung. Dok Polrestabes Bandung
  • Polisi Bandung mengamankan 17 pemuda bersenjata tajam saat patroli dini hari di kawasan Mekarwangi, sementara satu orang lainnya berhasil melarikan diri.
  • Dua bilah parang disita sebagai barang bukti, tanpa temuan narkoba atau minuman keras, dan polisi masih menyelidiki motif para remaja tersebut berkumpul menjelang sahur.
  • Polrestabes Bandung menegaskan larangan kegiatan sahur on the road tanpa koordinasi serta memperketat patroli demi menjaga keamanan selama bulan Ramadan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Tim Prabu Lodaya Presisi Polrestabes Bandung mengamankan 17 pemuda saat patroli dini hari di kawasan Mekarwangi, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 04.17 WIB. Dari kelompok tersebut, polisi menyita dua bilah senjata tajam jenis parang.

Kabag Ops Polrestabes Bandung, Asep Saepudin, mengatakan penindakan bermula ketika tim patroli menyisir wilayah hukum Polsek Bojongloa Kidul menjelang waktu sahur.

“Anggota mendapati sekelompok pemuda. Saat dihampiri, mereka berusaha melarikan diri,” ujar Asep di Mapolrestabes Bandung.

1. Satu orang lolos, 17 dibawa ke Mapolrestabes

17 Pemuda Bawa Parang Diamankan Jelang Sahur di Bandung. Dok Polrestabes Bandung

Petugas langsung melakukan pengejaran. Hasilnya, 17 orang berhasil diamankan sementara satu lainnya lolos.

Seluruhnya kemudian digiring ke Mapolrestabes Bandung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami motif mereka berkumpul pada dini hari sambil membawa senjata tajam.

Dari pendataan awal, mayoritas yang diamankan masih berstatus pelajar dan remaja. Beberapa berasal dari kawasan Cibaduyut dan Sauyunan. Ada juga alumni sekolah serta satu orang yang sudah bekerja.

2. Polisi sita dua parang, tak temukan miras atau narkoba

Ilustrasi narkoba atau obat-obat terlarang. (Pixabay.com/stevepb)

Saat pemeriksaan di lokasi, aparat menemukan dua bilah parang. Namun, tidak ada barang bukti lain seperti narkotika, obat terlarang, maupun minuman keras.

“Barang bukti yang kami amankan dua bilah parang. Untuk narkotika maupun minuman keras tidak ditemukan,” kata Asep.

Kepolisian kini memastikan apakah ada rencana aksi tertentu yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan.

3. Polisi larang sahur on the road tanpa koordinasi

Polrestabes Bandung Amankan Remaja yang Balap Liar Hingga Bawa Sajam. Dok Polrestabes Bandung

Polrestabes Bandung menegaskan tidak akan memberi ruang bagi aktivitas yang mengganggu kamtibmas, seperti balapan liar, perang sarung, maupun kekerasan jalanan yang kerap meningkat saat bulan puasa.

“Tidak akan kami tolerir kegiatan yang mengganggu ketertiban umum, terlebih pada bulan Ramadan,” tegas Asep.

Ia juga mengingatkan komunitas atau kelompok mana pun agar tidak menggelar sahur on the road tanpa koordinasi yang jelas karena berpotensi memicu gesekan.

Saat ini, ke-17 pemuda tersebut masih diperiksa. Polisi akan menentukan langkah hukum sesuai hasil pendalaman. Patroli rutin pun dipastikan terus digencarkan demi menjaga situasi Kota Bandung tetap kondusif selama Ramadan.

Editorial Team