Bandung, IDN Times - Minyak goreng Rp14.000 per liter saat ini masih menjadi barang yang langka di pasaran. Beragam pernyataan pemerintah baik pusat hingga daerah memastikan keberadaan minyak goreng di pasaran tersedia dan aman pasokannya. Tetapi, kenyataan di pasaran minyak goreng masih susah dicari.
Laporan masyarakat mengenai sulitnya mendapatkan minyak goreng di pasaran terus muncul di berbagai daerah. Untuk memastikan kondisi tersebut IDN Times coba membuktikan di sejumlah ritel moderen mulai dari supermarket hingga minimarkert. Hasilnya sama, stok minyak goreng kosong.
Di Toko Borma Sadangserang misalnya, petugas hanya menyiapkan stok sekitar 200 pack minyak goreng isi dua liter. Ketika warga ingin membeli, mereka harus mengantre lebih dulu, mengisi nama dan alamat, baru membayarnya di kasir. Setelah itu, pembeli bisa mengambil minyak goreng di petugas lainnya di belakang kasir.
"Sekarang susah beli minyak goreng. Satu toko hanya bisa 2 liter. Kalau sudah beli jari kita dicap kaya pas udah pemilu," kata Nandar, salah satu pembeli di Borma, Minggu (20/2/2022).
