Bandung, IDN Times - Proses urbanisasi di abad ke-20 telah membawa banyak sekali pengaruh positif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Seiring dengan itu, dampak negatif seperti permasalahan lingkungan, ekonomi, dan kesehatan juga muncul ke permukaan.
Co-Chair Think 20 (T20), Prof. Bambang Brojonegoro mengatakan bahwa semua dampak persoalan itu perlahan teratasi dengan berbagai macam solusi tatanan kota berkelanjutan, salah satunya smart city.
"Smart city muncul sebagai sebuah solusi yang bertujuan dalam peningkatan kualitas hidup tanpa mengabaikan prinsip-prinsip keberlanjutan," ujar Bambang, dalam webinar "Jaringan Smarter World Living lab Tingkatkan Kualitas Hidup," oleh SCCIC ITB, Rabu (1/5/2022).
