(IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Sebagai informasi, jalur SPMB Maung di 41 sekolah tiga jalur dengan kuota yang berbeda-beda. Jalur potensi akademik 10 persen, jalur kompetensi akademik 70 persen, dan jalur kompetensi non-akademik 20 persen.
Khusus di jalur kompetensi akademik terbagi menjadi dua basis yang terdiri dari 50 persen nilai rapor dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) serta berbasis prestasi akademik 20 persen.
Sedangkan, jalur kompetensi non-akademik terdiri dari olahraga, ada seni, dan lain sebagainya serta prestasi kepemimpinan khusus bagi mantan ketua seperti OSIS, Paskibra, Pramuka, PMR, dan lainnya.
Disdik Jabar menyediakan 18.268 kuota, terdiri dari 10.400 kursi jenjang SMA dan 7.868 kursi jenjang SMK. Sedangkan, jumlah pendaftar mencapai 38.476 murid, terdiri dari 24.840 pendaftar SMA dan 13.636 pendaftar SMK untuk Sekolah Maung.
Berdasarkan rekapitulasi hingga cut-off 7 Juni 2026 pukul 17.00 WIB, Disdik Jabar menyatakan persaingan jalur kompetensi non-akademik seperti kepemimpinan berlangsung cukup ketat. Dari total 1.264 pendaftar, sebanyak 814 calon murid diterima dan 450 calon murid tidak diterima.
Sementara, Jalur Ketua OSIS, dari 528 pendaftar, sebanyak 255 orang (48,3 persen) dinyatakan diterima dan 273 orang (51,7 persen) tidak diterima. Di Jalur Pramuka Pratama, dari 284 pendaftar, sebanyak 151 orang (53,2 persen) diterima dan 133 orang (46,8 persen) tidak diterima.
Adapun tingkat keterimaan tertinggi tercatat pada Jalur Pramuka Garuda. Dari 452 pendaftar, sebanyak 408 orang (90,3 persen) dinyatakan diterima, sedangkan 44 orang (9,7 persen) tidak diterima.