Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Strategi DCA Aset Crypto untuk Investasi Jangka Panjang

WhatsApp Image 2026-02-09 at 13.16.25.jpeg
Dok IDN Times
Intinya sih...
  • DCA adalah strategi investasi dengan membeli aset secara berkala tanpa memperhatikan harga pasar, efektif untuk menghindari "timing the market" yang sulit dilakukan.
  • Keunggulan DCA termasuk membantu investor membangun disiplin investasi dan mengelola sisi psikologis, namun juga memiliki risiko melewatkan keuntungan besar jika harga aset naik tajam di awal.
  • Fitur Auto DCA di aplikasi crypto seperti Pintu membuat investasi dengan strategi DCA semakin mudah, cocok bagi investor pemula maupun yang ingin berinvestasi secara disiplin tanpa harus memantau pasar setiap hari.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN TimesInvestasi aset kripto menawarkan potensi keuntungan besar, tetapi juga terkenal dengan volatilitas harga yang tinggi, sehingga sering membuat investor bingung menentukan timing pembelian yang tepat. Untuk mengatasi hal ini, strategi Dollar-Cost Averaging (DCA) semakin dipilih karena pendekatannya yang sederhana, disiplin, dan cocok untuk investasi jangka panjang.

Blockchain & Crypto Researcher PINTU, Ari Budi Santosa menjelaskan bahwa DCA bukan hanya soal membeli secara rutin, tetapi juga membantu investor menjaga emosi dan fokus tujuan finansial jangka panjang.

“Strategi DCA memungkinkan investor untuk tetap konsisten di pasar tanpa terpengaruh fluktuasi harga harian. Dengan membeli secara berkala dan jumlah tetap, kamu bisa membangun portofolio yang lebih sehat secara psikologis maupun finansial,” ujar Ari dalam keterangan tertulis yang diterima IDN Times, Senin (9/2/2026).

1. Apa itu DCA dan bagaimana cara kerjanya

pintu1.jpg
Dok IDN Times

Dollar-Cost Averaging (DCA) adalah strategi investasi di mana investor membeli aset dalam jumlah dana yang sama secara berkala — bisa mingguan, bulanan, atau sesuai rencana — tanpa memperhatikan harga pasar saat itu.

Menurut Ari, metode ini efektif untuk menghindarkan investor dari kebiasaan “timing the market” yang sulit dilakukan, terutama di pasar crypto yang sangat fluktuatif.

“Di pasar kripto, menentukan waktu yang tepat untuk beli adalah tantangan bahkan bagi investor berpengalaman. DCA membantu meratakan harga beli dari waktu ke waktu, sehingga risiko membeli pada harga puncak bisa diminimalkan,” jelas Ari.

Dengan DCA, otomatis investor membeli lebih banyak unit kripto saat harga turun dan lebih sedikit saat harga naik. Dalam jangka panjang, strategi ini dapat menurunkan average cost atau harga rata-rata pembelian per unit aset.

2. Manfaat serta risiko strategi DCA

pintu.jpg
Dok IDN Times

Salah satu keunggulan DCA adalah membantu investor membangun disiplin investasi. Ari menekankan bahwa strategi ini membantu mengelola sisi psikologis investasi yang sering kali lebih menantang dibanding aspek teknikal.

“Investasi bukan hanya soal angka atau grafik — banyak investor justru terkalahkan oleh emosi seperti FOMO atau panic selling. DCA membantu meminimalkan keputusan emosional karena sudah ada jadwal dan nominal yang konsisten,” ujar Ari.

Meski demikian, strategi DCA bukan tanpa risiko. DCA tidak serta-merta melindungi portofolio dari tren pasar turun berkepanjangan. Selain itu, investor berpotensi melewatkan keuntungan besar jika harga aset naik tajam di awal.

Ari menambahkan bahwa diversifikasi tetap penting meski menggunakan DCA:

“DCA membantu meratakan pembelian, tetapi kamu tetap perlu memikirkan diversifikasi portofolio. Jangan hanya fokus ke satu aset saja — kombinasi dengan aset lain bisa membantu manajemen risiko.”

3. DCA makin mudah lewat fitur Auto DCA di aplikasi crypto

Ilustrasi Logo crypto (infobanknews.com)
Ilustrasi Logo crypto (infobanknews.com)

Berinvestasi dengan strategi DCA kini semakin mudah karena banyak platform crypto yang menyediakan fitur otomatis. Salah satu contoh adalah Auto DCA di aplikasi Pintu, yang memungkinkan investor melakukan pembelian otomatis secara rutin tanpa harus memantau pasar setiap hari.

Fitur Auto DCA Multiple Assets bahkan memungkinkan pengguna mengalokasikan dana ke beberapa aset sekaligus — misalnya BTC, ETH, atau aset lain — dalam satu jadwal otomatis.

Ari mengatakan bahwa fitur semacam ini cocok bagi investor pemula maupun mereka yang ingin berinvestasi secara disiplin dan tanpa pusing timing pasar.

“Dengan Auto DCA, kamu bisa fokus pada rencana jangka panjang tanpa terganggu oleh volatilitas jangka pendek. Ini sangat berguna terutama bagi investor yang masih membangun kebiasaan investasi,” ujar Ari.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Pemkot Bandung Reaktivasi 71 Ribu Warga Bandung yang Sempat Dicoret dari PBI BPJS

09 Feb 2026, 14:09 WIBNews