Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemprov Jabar Pastikan Jalur Pantura Cirebon Segera Diperbaiki

Ilustrasi jalan rusak (Pexels/Wilson Malone)
Ilustrasi jalan rusak (Pexels/Wilson Malone)
Intinya sih...
  • Jalur Pantura Cirebon merupakan salah satu urat nadi transportasi nasional, terutama bagi kendaraan logistik, angkutan umum, dan pemudik. Volume kendaraan tinggi, ditambah kondisi jalan yang rusak dan berlubang di sejumlah titik, dinilai meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sudah melakukan pertemuan langsung dengan Menteri PU di Gedung Pakuan, Bandung. Dalam pertemuan itu, Dedi secara khusus menyampaikan laporan kondisi terkini jalur Pantura, termasuk tingkat kerusakan jalan dan dampaknya terhadap keselamatan.
  • Jalur vital nasional dalam kondisi rusak, meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas dan mengganggu distribusi barang.
  • Koordinasi Pemprov Jabar dan Kementerian PU untuk perbaikan jalur Pantura Cirebon masuk dalam agenda pengerjaan tahun ini.
  • Imbauan keselamatan bagi pengguna jalan, khususnya di wilayah Cirebon yang mengalami kerusakan cukup parah, sambil menunggu proses perbaikan oleh pemerintah pusat.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Cirebon, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan perbaikan jalur jalan nasional Pantura, khususnya di wilayah Cirebon, akan dilakukan pada tahun ini.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) beberapa waktu lalu untuk membahas kondisi kerusakan parah di jalur strategis tersebut yang kerap memicu kecelakaan lalu lintas.

Dedi menegaskan, meskipun kerusakan jalan Pantura berdampak langsung terhadap keselamatan masyarakat Jawa Barat, Pemprov Jabar tidak memiliki kewenangan untuk melakukan perbaikan karena status jalan tersebut merupakan jalan nasional.

Oleh karena itu, penanganannya berada di bawah tanggung jawab pemerintah pusat melalui Kementerian PU.

“Jalur Pantura itu jalan nasional, menghubungkan Jakarta hingga Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di Jawa Barat sendiri membentang dari Bekasi sampai Cirebon. Kondisinya banyak berlubang dan sangat berbahaya, tapi kewenangannya bukan di pemerintah provinsi,” ujar Dedi beberapa waktu lalu.

1. Jalur vital nasional dalam kondisi rusak

ilustrasi jalan rusak (IDN Times/Esti Suryani)
ilustrasi jalan rusak (IDN Times/Esti Suryani)

Jalur Pantura Cirebon merupakan salah satu urat nadi transportasi nasional, terutama bagi kendaraan logistik, angkutan umum, dan pemudik.

Volume kendaraan yang tinggi, ditambah kondisi jalan yang rusak dan berlubang di sejumlah titik, dinilai meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua.

Dalam beberapa waktu terakhir, keluhan masyarakat terkait kondisi Pantura Cirebon terus meningkat. Kerusakan jalan tidak hanya mengganggu kelancaran distribusi barang, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatat jalur tersebut sebagai salah satu titik rawan kecelakaan akibat infrastruktur yang tidak layak.

2. Koordinasi Pemprov Jabar dan Kementerian PU

Ilustrasi jalan rusak (Pexels/Alejandro Henriquez)
Ilustrasi jalan rusak (Pexels/Alejandro Henriquez)

Untuk menindaklanjuti persoalan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sudah melakukan pertemuan langsung dengan Menteri PU di Gedung Pakuan, Bandung.

Dalam pertemuan itu, Dedi secara khusus menyampaikan laporan kondisi terkini jalur Pantura, termasuk tingkat kerusakan jalan dan dampaknya terhadap keselamatan masyarakat.

Menurut Dedi, Menteri PU merespons serius laporan tersebut dan menyatakan komitmen bahwa perbaikan jalur Pantura akan masuk dalam agenda pengerjaan tahun ini. Pemerintah pusat diharapkan dapat segera merealisasikan perbaikan agar risiko kecelakaan dapat ditekan.

“Pak Menteri PU menyampaikan tahun ini akan dilakukan perbaikan. Kami berharap prosesnya bisa cepat supaya tidak terus memakan korban,” kata Dedi.

3. Imbauan keselamatan bagi pengguna jalan

Ilustrasi jalan rusak. (unplash.com/Jens Aber)
Ilustrasi jalan rusak. (unplash.com/Jens Aber)

Sambil menunggu dimulainya proses perbaikan oleh pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur Pantura, terutama di wilayah Cirebon yang mengalami kerusakan cukup parah.

Dedi secara khusus meminta pengendara sepeda motor dan kendaraan logistik agar lebih berhati-hati, terutama saat melintas pada malam hari atau saat hujan, ketika lubang jalan sulit terlihat.

“Mohon hati-hati semuanya. Keselamatan adalah yang utama,” ujarnya.

Pemprov Jabar berharap percepatan perbaikan jalur Pantura Cirebon dapat segera direalisasikan sehingga aktivitas transportasi dan ekonomi kembali berjalan lancar, serta risiko kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

29 Izin Usaha Pertambangan di Jabar Disetop Sementara

09 Feb 2026, 15:22 WIBNews