Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
SPMB Sekolah Maung Tuai Keluhan, DPRD Jabar Minta Evaluasi Total
SMAN 3 Kota Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

  • Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung di Jawa Barat menuai keluhan karena aplikasi pendaftaran sulit diakses dan dinilai belum siap digunakan.
  • Anggota Komisi V DPRD Jabar, Zaini Shofari, menegaskan kendala terjadi pada aplikasi buatan tim pengembang dan Dinas Pendidikan, bukan pada jaringan atau server Diskominfo.
  • DPRD Jabar akan memanggil Dinas Pendidikan untuk evaluasi total serta memperketat pengawasan tahap verifikasi agar proses seleksi berjalan transparan dan bebas kecurangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
tahun sebelumnya

Zaini Shofari menyebut bahwa pada tahun sebelumnya juga terjadi kendala teknis dalam sistem penerimaan siswa baru di Jawa Barat, terutama terkait server yang sempat mati beberapa kali.

30 Mei 2026

Zaini Shofari meninjau pelaksanaan SPMB Sekolah Maung di SMAN 3 dan 5 Bandung dan menemukan banyak keluhan orang tua tentang aplikasi pendaftaran yang sulit diakses. Ia menilai aplikasi tersebut dirancang terburu-buru dan mengganggu proses pendaftaran.

4 Juni 2026

Zaini menyampaikan bahwa pada tanggal ini akan dilakukan pleno di sekolah sebagai bagian dari tahapan seleksi SPMB Sekolah Maung.

8 Juni 2026

Komisi V DPRD Jawa Barat berencana mengawal pengumuman hasil seleksi SPMB Sekolah Maung yang dijadwalkan pada tanggal ini untuk memastikan proses berjalan transparan.

kini

DPRD Jawa Barat tengah mempersiapkan evaluasi total terhadap pelaksanaan program SPMB Sekolah Maung serta memperketat pengawasan agar tidak terjadi kecurangan dalam proses seleksi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung di Jawa Barat mengalami berbagai kendala teknis, terutama pada aplikasi pendaftaran yang sulit diakses oleh para orang tua calon siswa.
  • Who?
    Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Zaini Shofari, bersama timnya meninjau langsung pelaksanaan SPMB di SMAN 3 dan SMAN 5 Bandung serta menerima keluhan dari para orang tua murid.
  • Where?
    Kendala ditemukan di lokasi pelaksanaan SPMB Sekolah Maung, antara lain di SMAN 3 dan SMAN 5 Kota Bandung, Jawa Barat.
  • When?
    Peninjauan dilakukan pada Sabtu, 30 Mei 2026. Proses seleksi masih berlangsung hingga pengumuman hasil yang dijadwalkan pada 8 Juni mendatang.
  • Why?
    Kendala terjadi karena aplikasi pendaftaran diduga dirancang terburu-buru sehingga menimbulkan gangguan teknis. DPRD menilai hal ini perlu evaluasi total agar tidak menghambat proses penerimaan siswa berprestasi.
  • How?
    DPRD Jawa Barat akan memanggil kembali Dinas Pendidikan untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta memperketat pengawasan tahap verifikasi dan pleno agar proses seleksi berjalan transparan tanpa kecurangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang tua susah daftar sekolah Maung di Jawa Barat karena aplikasinya error dan susah dibuka. Pak Zaini dari DPRD datang lihat ke sekolah dan bilang aplikasinya belum siap. Dulu juga pernah ada masalah seperti ini. Sekarang DPRD mau periksa lagi supaya nanti pas pengumuman tanggal delapan Juni semuanya lancar dan jujur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun pelaksanaan SPMB Sekolah Maung diwarnai kendala teknis, langkah cepat DPRD Jawa Barat untuk meninjau langsung dan merencanakan evaluasi menunjukkan komitmen kuat terhadap transparansi dan perbaikan sistem. Pengawasan ketat hingga tahap pengumuman juga mencerminkan keseriusan menjaga keadilan bagi siswa berprestasi yang mengikuti seleksi sekolah unggulan tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung di Jawa Barat diwarnai berbagai persoalan. Orangtua murid mengeluhkan aplikasi pendaftaran yang sulit untuk diakses.

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Zaini Shofari menemukan masalah tersebut pada saat meninjau lokasi Sekolah Maung di SMAN 3 dan 5 Kota Bandung. Dia mengatakan keluhan soal aplikasi pendaftaran banyak ditemukan.

"Ada beberapa hal terutama menyangkut aplikasi karena mungkin ini baru, aplikasinya dirancang terburu-buru sehingga tadi disampaikan aplikasinya ada beberapa kendala yang ini mengganggu proses pendaftaran," kata Zaini, dikutip Sabtu (30/5/2026).

1. Kendala bukan dari server

(IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dia mengungkapkan, persoalan teknis dalam sistem penerimaan siswa baru bukan pertama kali terjadi di Jawa Barat. Pada tahun sebelumnya pun kendala tetap ditemukan. Namun, biasanya keluhan seputar server.

"Tentunya kalau kita melihat tahun ke belakang, ada kejadian server mati ya beberapa kali. Ini tidak mati tapi aplikasinya yang terkendala," ujar Zaini.

Menurut dia, persoalan tersebut harus menjadi evaluasi serius, terlebih program Sekolah Maung menjadi perhatian publik karena digadang-gadang sebagai jalur khusus siswa berprestasi dari seluruh Jawa Barat.

2. Kendala ditemukan hanya pada aplikasi pendaftaran

Suasana SPMB Sekolah Maung di SMAN 3 Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Zaini menegaskan, kendala bukan berada di jaringan internet atau sistem komunikasi data milik Diskominfo, melainkan pada aplikasi yang disiapkan tim pengembang bersama Dinas Pendidikan Jawa Barat.

"Ini kan sistemnya di aplikasinya yang buatan tim dan dinas. Kominfo mungkin pada jaringan tidak ada kendala, hanya aplikasinya," katanya.

Komisi V DPRD Jawa Barat pun berencana mengawal proses seleksi hingga pengumuman hasil pada 8 Juni mendatang. Dalam waktu dekat, DPRD juga akan memanggil Dinas Pendidikan untuk mengevaluasi pelaksanaan program tersebut.

"Nanti kita harus kawal bareng-bareng pengumuman tanggal 8 Juni nanti dan beberapa hari ke depan akan dilakukan verifikasi dan tanggal empat ada pleno di sekolah," ucap Zaini.

3. Legislatif minta pengawasan saat verifikasi diperketat

Suasana SPMB Sekolah Maung di SMAN 3 Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Zaini memastikan pengawasan dalam tahap tersebut akan diperketat agar tidak muncul dugaan kecurangan dalam proses seleksi yang sudah berjalan sejak awal pekan kemarin. Seluruh anggota komisi V pun dikatakan dia akan membeberkan temuan masing-masing dalam proses SPMB Sekolah Maung.

"Tentu kita nanti memanggil lagi Disdik untuk menyaksikan langsung yang terjadi di lapangan dan mungkin nanti tiap anggota Komisi V punya laporan masing-masing terkait Sekolah Maung ini. Nanti akan diinput apa yang perlu diselesaikan lagi," katanya.

Kendati menemukan sejumlah persoalan teknis, Zaini tetap mengapresiasi konsep Sekolah Maung yang dianggap membuka ruang kompetisi bagi siswa berprestasi dari seluruh Jawa Barat untuk masuk sekolah unggulan seperti SMAN 3 dan SMAN 5 Bandung.

"Ya biasa suka sporadis, spontan dan ini kadang tingkat aplikasinya yang kurang siap. Kami paham betul kultur birokrasi yang ada, mau tidak mau namanya ketika gubernur menginginkan harus dilakukan terlepas apapun kondisinya sehingga terjemahannya kadang menjadi tidak pas," ungkapnya.

Editorial Team

Related Article