Indramayu, IDN Times - Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi di Kabupaten Indramayu baru mencapai 61,6 persen hingga pertengahan Juni 2026. Meski target penyelesaian ditetapkan pada 25 Agustus 2026, pemerintah daerah kini menghadapi pekerjaan lain yang tak kalah penting, yakni menyiapkan akses menuju sekolah serta memastikan calon siswa dari keluarga miskin dapat terjaring.
Sekolah yang dibangun di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, itu diproyeksikan menjadi fasilitas pendidikan berasrama bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan miskin.
Pemerintah Kabupaten Indramayu saat ini memprioritaskan pembenahan akses menuju kawasan sekolah. Kualitas jalan dinilai menjadi faktor penting karena akan memengaruhi mobilitas siswa, guru, tenaga pendukung, hingga distribusi logistik sekolah.
Selain aksesibilitas, pemerintah juga menuntaskan aspek legalitas lahan dan penataan kawasan di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan agar sekolah dapat beroperasi secara optimal setelah pembangunan selesai.
