Sekda Provinsi Jabar, Herman Suryatman (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Herman menyebut produksi sampah di Jabar mencapai sekitar 25.600 ton per hari. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 15 persen atau 3.800 ton per hari yang terkelola dengan baik. Sementara sekitar 85 persen atau 21.800 ton per hari masih belum terkelola dengan baik.
Sebagian besar sampah yang belum terkelola tersebut masih berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA). Jawa Barat memiliki 32 TPA, namun baru sekitar separuh yang telah menerapkan sistem controlled landfill, sedangkan sisanya masih menggunakan pola open dumping dan diarahkan menuju controlled landfill.
Herman mengatakan, pemerintah tidak dapat hanya mengandalkan fasilitas di hilir untuk menyelesaikan seluruh persoalan tersebut. Penanganan harus dilakukan secara berjenjang mulai dari rumah tangga, komunitas, hingga fasilitas pengolahan akhir.
Setelah groundbreaking, proyek PSEL Bogor Raya I dan fasilitas pengolahan lainnya akan memasuki tahap pembangunan. Herman memperkirakan, fasilitas pengolahan sampah di kawasan Bogor Raya dapat selesai dan mulai beroperasi sekitar akhir Desember 2028.
"Diperkirakan akhir Desember 2028 akan tuntas dan operasional," kata Herman.