Bandung, IDN Times - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan, Provinsi Jawa Barat paling tinggi transaksi judi online dan pornografi di kalangan anak-anak. Jumlahnya mencapai 41 ribu anak dengan angka transaksinya Rp49,8 miliar, dan transaksinya hingga 459 ribu kali.
Merespon hal itu, Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin mengatakan, sampai saat ini upaya pencegahan sudah dilakukan di lingkungan sekolah agar para siswa-siswi tidak terjerumus dalam judi online.
"Tentunya dari awal Jabar tertinggi untuk judi online. Tetap edukasi dan bagaimana caranya untuk mencegah, kami sudah ke sekolah-sekolah mengingatkan anak-anak, hati-hati," ujar Bey di Gedung Sate, Senin (29/7/2024).
