Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Populasi Nyamuk di Bandung Barat Meningkat, Warga Terserang Penyakit
ilustrasi nyamuk (pixabay.com/francok35)
  • Warga Desa Rancapanggung, Bandung Barat, digegerkan peningkatan populasi nyamuk yang menyebabkan gatal dan bentol pada kulit.
  • Dinkes Bandung Barat menyebut penumpukan eceng gondok di Waduk Saguling jadi faktor utama berkembangbiaknya nyamuk.
  • Fogging telah dilakukan namun dinilai belum efektif, sehingga Dinkes mendorong kolaborasi lintas sektor untuk pengangkatan eceng gondok dan pengendalian nyamuk berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
11 Mei 2026

Plt Kepala Dinkes Bandung Barat, Lia Nurliana Sukandar, menjelaskan bahwa peningkatan populasi nyamuk di Desa Rancapanggung diduga akibat tumpukan eceng gondok di Waduk Saguling. Petugas Dinkes melakukan pengecekan langsung di lapangan.

kini

Dinkes Bandung Barat terus memantau kondisi warga dan mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Kolaborasi dengan pengelola Waduk Saguling direncanakan untuk mengangkat eceng gondok dan menekan populasi nyamuk.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Peningkatan populasi nyamuk terjadi di Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, yang menyebabkan sejumlah warga mengalami gatal dan bentol akibat gigitan serangga tersebut.
  • Who?
    Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat melalui Plt Kepala Dinkes Lia Nurliana Sukandar serta petugas Puskesmas Mukapayung menangani laporan dan melakukan pemeriksaan kesehatan warga terdampak.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di wilayah Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, dengan sumber dugaan berasal dari area Waduk Saguling yang dipenuhi eceng gondok.
  • When?
    Fenomena ini terpantau pada Senin, 11 Mei 2026, saat Dinas Kesehatan melakukan pengecekan lapangan dan menerima laporan dari masyarakat setempat mengenai peningkatan jumlah nyamuk.
  • Why?
    Peningkatan populasi nyamuk diduga disebabkan oleh penumpukan eceng gondok di permukaan air Waduk Saguling yang menciptakan lingkungan ideal bagi perkembangbiakan nyamuk.
  • How?
    Dinkes telah melakukan fogging di beberapa RW dan pemeriksaan kesehatan berkala. Upaya lanjutan direncanakan melalui kolaborasi lintas sektor untuk membersihkan eceng gondok serta menjaga kebersihan lingkungan warga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak nyamuk muncul di Desa Rancapanggung, Bandung Barat. Orang-orang jadi gatal dan bentol karena digigit nyamuk. Bu Lia dari Dinas Kesehatan bilang ini karena banyak eceng gondok di Waduk Saguling. Petugas sudah semprot asap biar nyamuk pergi, tapi masih banyak. Sekarang petugas dan warga kerja sama bersihin waduk dan jaga lingkungan supaya nyamuknya hilang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meningkatnya populasi nyamuk di Saguling mendorong respons cepat dan terkoordinasi dari Dinas Kesehatan Bandung Barat. Pemeriksaan lapangan, penanganan medis oleh Puskesmas Mukapayung, serta pelaksanaan fogging menunjukkan kesiapsiagaan pemerintah daerah. Selain itu, ajakan kolaborasi lintas sektor menandakan komitmen untuk mencari solusi menyeluruh demi menjaga kesehatan masyarakat dan lingkungan waduk.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung Barat, IDN Times - Waga Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat dihebohkan munculnya fenomena peningkatan populasi nyamuk. Kondisi itu membuat masyarakat sekitar mengalami gatal-gatal.

Hal tersebut pun dibenarkan oleh Plt Kepala Dinkes Bandung Barat, Lia Nurliana Sukandar. Ia mengatakan, peningkatan populasi nyamuk ini diduga disebabkan dari eceng gondong di permukaan air Waduk Saguling.

Hal itu pun diketahui berdasarkan pengecekan langsung petugas Dinkes di wilayah tersebut. "Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, keberadaan eceng gondok yang menumpuk di area waduk diduga menjadi salah satu faktor yang mendukung berkembangbiaknya nyamuk," kata Lia, Senin (11/5/2026).

1. Warga mengalami gangguan kesehatan gatal-gatal

Ilustrasi nyamuk. (Pixabay.com/WikiImages)

Dinkes Kabupaten Bandung Barat juga mendapat laporan warga yang mengalami gatal hingga bentol akibat gigitan nyamuk ini. Dinkes melalui Puskesmas Mukapayung telah melakukan pengecekan dan penanganan secara berkala terhadap kesehatan warga setempat.

"Beberapa warga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan berupa bentol-bentol akibat gigitan serangga atau nyamuk, dan penanganan awal telah dilakukan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Mukapayung," jelas Lia.

Pengasapan atau fooging telah dilakukan ke sejumlah RW sebagai langkah pengendalian populasi nyamuk di Desa Rancapanggung. Meski begitu, langkah tersebut dinilai belum cukup efektif untuk menekan keberadaan nyamuk.

"Populasi nyamuk masih cukup tinggi sehingga diperlukan penanganan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan," katanya.

2. Indonesia Power diminta bertindak tangani eceng gondok

ilustrasi nyamuk (freepik.com/freepik)

Lebih lanjut Lia mengatakan, upaya pengendalian populasi nyamuk harus ditingkatkan khususnya berkolaborasi dengan pihak yang memiliki otoritas sebagai pengelola Waduk Saguling.

"Diperlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan dari Indonesia Power selaku pengelola kawasan waduk, untuk melakukan pengangkatan eceng gondok dan penataan lingkungan secara bersama-sama agar pengendalian populasi nyamuk dapat lebih optimal," tegasnya.

3. Warga terdampak diminta segera berobat

ilustrasi nyamuk (pixabay.com/AdinaVoicu)

Dinkes mengimbau kepada warga yang memiliki gejala gangguan kesehatan usai digigit nyamuk untuk segera melapor ke fasilitas kesehatan setempat agar dapat penanganan lebih lanjut. Lia memastikan, pemerintah Bandung Barat akan terus memantau kondisi warga sekitar.

"Masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan kesehatan akibat gigitan nyamuk atau serangga," kata dia.

Editorial Team