Bandung Barat, IDN Times – Polri terus mempercepat transformasi digital untuk mendukung terwujudnya sistem kepolisian modern berbasis data. Langkah ini menjadi bagian dari agenda besar menuju Indonesia Emas 2045 sekaligus menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks di era digital.
Melalui konsep Smart Policing atau Police 4.0, Polri ingin mengubah pola kerja dari yang sebelumnya berfokus pada pencatatan dan penanganan kasus menjadi sistem yang mampu memprediksi serta mencegah potensi kejahatan lebih dini. Untuk mewujudkannya, integrasi data dan penguatan tata kelola teknologi menjadi kunci utama.
"Data bukan milik satuan kerja, tetapi milik organisasi. Selama data dianggap sebagai milik masing-masing, maka organisasi akan kesulitan melihat gambaran secara utuh," kata Kepala Biro Teknologi Komunikasi Divisi TIK Polri, Brigjen Pol Indarto, dalam Seminar Sekolah Lemdiklat Polri di Lembang, Bandung Barat, Jumat (19/6/2026).
