Bandung, IDN Times - Ramainya unggahan di media sosial mengenai dugaan begal membuat sebagian masyarakat menganggap Kota Bandung sedang dalam kondisi tidak aman. Namun, Polrestabes Bandung memastikan tidak semua informasi yang viral sesuai dengan fakta di lapangan.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi mengatakan kepolisian kini rutin melakukan patroli siber untuk memverifikasi berbagai laporan yang beredar di media sosial. Hasilnya, sejumlah kasus yang sempat disebut sebagai aksi begal ternyata bukan tindak kriminal.
"Tidak semuanya seperti yang diberikan masyarakat itu mengandung nilai kebenaran," kata Dedi dalam konferensi pers, Selasa (21/7/2026).
