Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Polda Kerahkan 3.248 Personel Jaga Keamanan Demo di Bandung
Ilustrasi polisi pelaku pelecehan seksual terhadap korban pemerkosaan di kantor polisi. (IDN Times/Putra F. D. Bali Mula)
  • Polda Jawa Barat mengerahkan 3.248 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di Bandung pada 20 Oktober 2026, termasuk di DPRD Jabar, Asia-Afrika, Cikapayang, dan Simpang Lima.
  • Personel dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, serta Damkar disiagakan untuk mengantisipasi gangguan keamanan saat aksi mahasiswa dan warga Dago Elos di beberapa lokasi.
  • Penyekatan diterapkan di perbatasan Jabar, terutama arah Jakarta; dua tim pengurai dan rekayasa lalu lintas situasional disiapkan. Massa diimbau tertib serta tidak merusak fasilitas umum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Polisi mengirim 3.248 petugas untuk menjaga demo di Bandung. Ada mahasiswa dan warga Dago Elos yang datang ke DPRD Jawa Barat, Asia-Afrika, dan Cikapayang. Petugas dari polisi, tentara, dan dinas lain berjaga supaya aman. Jalan bisa diatur kalau macet. Orang yang demo diminta tertib dan tidak merusak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pengerahan personel lintas instansi, penempatan di titik keramaian, serta kesiapan tim pengurai lalu lintas menunjukkan adanya persiapan terkoordinasi untuk menjaga ruang publik tetap aman selama aksi berlangsung. Penekanan pada ketertiban dan perlindungan fasilitas umum juga mencerminkan perhatian agar hak menyampaikan aspirasi dapat berjalan tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat luas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Polda Jawa Barat mengerahkan 3.248 personel gabungan untuk mengamankan sejumlah aksi unjuk rasa di Kota Bandung, Selasa (20/10/2026). Rencananya hari ini akan ada dua titik aksi di DPRD Jawa Barat dan Alun-alun Bandung.

"3.248 personel ya. Tapi di empat di beberapa titik ya. Titik-titik ini DPRD, kemudian Cikapayang, ya sama simpang lima," kata Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol. Teddy Suhendyawan Syarif saat ditemui di kawasan Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung.

Menurutnya, personel gabungan itu terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung. Mereka dilibatkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Adapun massa aksi yang turun ke jalan hari ini diantaranya berasal dari aliansi mahasiswa hingga warga Dago Elos. Aksi terbagi ke beberapa titik, yaitu Gedung DPRD Jawa Barat, kawasan Asia-Afrika, hingga Cikapayang. Dia memastikan petugas juga ditempatkan di tempat-tempat keramaian.

"Iya, termasuk semua dikita amankan, termasuk semua. Sudah kita plotting sesuai dengan yang tadi sampaikan Pak Kapolrestabes ya. Sudah kita plotting semua," ucapnya.

Penyekatan juga diberlakukan di wilayah perbatasan Jawa Barat dengan daerah lain. Pihaknya telah memerintahkan polres jajaran untuk melakukan penyekatan tersebut.

"Banyak penyekatan, udah kan dari kemarin kita lakukan penyekatan seluruh Jawa Barat. Seluruh Jawa Barat kita perintahkan untuk melakukan penyekatan polres-polres terutama yang berhubungan dengan Jakarta," ucapnya.

Ia menambahkan, rekayasa lalu lintas telah disiapkan jika terjadi kemacetan di sejumlah titik jalan. Namun rekayasa itu bersifat situasional.

"Ada tim pengurai, ada 2 tim pengurai yang akan membantu mem-backup Polrestabes untuk melaksanakan tadi rekayasa dan pengalihan arus. Situasional sifatnya," bebernya.

Teddy mengimbau agar massa melakukan aksi dengan tertib dan tidak mengganggu kepentingan masyarakat umum. Dia juga meminta massa tidak merusak fasilitas umum atau membuat kerusuhan.

"Yang penting tertib kemudian tidak anarkis tidak merusak fasilitas umum. Karena itu kan berasal dari pajaknya masyarakat juga. Jadi dari masyarakat oleh masyarakat untuk masyarakat itu aja sih," imbaunya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article