Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pesan Prabowo ke Lulusan IPDN: Layani Rakyat, Jangan Korupsi
Tangkap layar (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Presiden Prabowo melantik Praja IPDN Angkatan 33 tahun 2026 di Jatinangor dan meminta lulusan menjaga nama baik pamong serta bekerja maksimal sesuai amanat hukum.
  • Prabowo menegaskan ASN adalah pelayan rakyat yang wajib melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat melalui pelayanan pasti, mudah diakses, tanpa birokrasi berbelit.
  • Lulusan IPDN diminta jujur, disiplin, bersih dari korupsi, mengutamakan kepentingan masyarakat, serta tidak menyalahgunakan jabatan karena kinerja mereka memengaruhi kepercayaan rakyat pada negara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
29 Juli 2026

Presiden Prabowo Subianto melantik Praja IPDN Angkatan 33 di Kampus IPDN Jatinangor. Ia meminta lulusan melayani rakyat, bekerja jujur, disiplin, bersih, dan tidak korupsi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto melantik Praja IPDN Angkatan 33 tahun 2026 dan mengingatkan lulusan agar melayani rakyat, bekerja jujur, disiplin, bersih, serta tidak melakukan korupsi.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto, Praja IPDN Angkatan 33 tahun 2026, dan lulusan IPDN yang akan bertugas sebagai aparatur pemerintahan.
  • Where?
    Pelantikan berlangsung di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
  • When?
    Rabu, 29 Juli 2026.
  • Why?
    Prabowo menekankan bahwa aparatur negara merupakan pelayan rakyat dan wajah negara, sehingga harus menjaga kepercayaan masyarakat serta mengutamakan kepentingan publik.
  • How?
    Prabowo menyampaikan arahan agar lulusan memberikan pelayanan yang mudah diakses, menghindari birokrasi berbelit, tidak bermalas-malasan, tidak menyalahgunakan jabatan, dan berani mengambil keputusan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Presiden Prabowo melantik lulusan IPDN di Sumedang. Ia bilang mereka harus melayani dan melindungi rakyat. Mereka diminta bekerja jujur, rajin, disiplin, dan tidak korupsi. Prabowo juga bilang jangan membuat urusan rakyat jadi rumit. Lulusan IPDN harus lebih mementingkan rakyat daripada diri sendiri atau kelompoknya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pesan kepada lulusan IPDN menempatkan pelayanan publik sebagai inti kehormatan aparatur negara. Penekanan pada kejujuran, disiplin, keberanian mengambil keputusan, serta penolakan terhadap korupsi memberi arah yang jelas bagi pamong praja baru untuk menghadirkan birokrasi yang lebih mudah diakses, melindungi masyarakat, dan menjaga kepercayaan rakyat kepada negara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto meminta agar lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) bisa menjaga nama baik pamong dan tidak mengecewakan masyarakat, ketika nantinya ditempatkan di sejumlah instansi pemerintahan.

Prabowo juga berharap para lulusan IPDN ini bisa bekerja dengan maksimal untuk negara, dan tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan amanat Undang-undang yang berlaku.

"Saudara-saudara, menjadi Pamong Praja bukan sekadar menyandang pangkat atau jabatan. Kehormatan seorang aparatur negara tidak diukur dari kedudukannya, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh rakyat," ujar Prabowo saat melantik Praja IPDN Angkatan 33 tahun 2026 di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).

1. ASN harus melayani dan melindungi masyarakat

Presiden Prabowo Subianto (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Sebagai aparatur negara, Prabowo mengingatkan mengenai tugas utama dari ASN itu sendiri yaitu melayani dan mengayomi masyarakat. Dasar tersebut, kata dia, harus terus dipegang oleh para lulusan IPDN yang bertugas di pemerintahan.

"Saudara-saudara, saudara adalah pelayan rakyat. Saudara harus melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat serta rakyat Indonesia dengan sebaik-baiknya," ucapnya.

Menurutnya, masyarakat saat ini membutuhkan pelayanan yang pasti dan langsung dapat diakses tanpa adanya birokasi yang berbelit-belit. Dia juga meminta agar para lulusan ini bisa bekerja dengan baik tidak bermalas-malasan.

"Rakyat kita tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit. Rakyat kita tidak memerlukan pemimpin-pemimpin yang tidak bekerja dengan sebaik-baiknya. Rakyat membutuhkan, bahkan menuntut, aparatur yang bekerja jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, berani mengambil keputusan, dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan," tuturnya.

2. ASN merupakan wajah dari pemerintah

Presiden Prabowo Subianto melantik 1.204 Pamong Praja Muda Institut Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII Tahun 2026 (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Selain itu, presiden meminta, para aparatur negara baru tersebut selalu tetap mengutamakan kepentingan masyarakat dibandingkan golongan dan pribadi. Dia pun mengingatkan, ASN merupakan wajah dari pemerintah.

"Di mana pun saudara bertugas, ingat, saudara adalah wajah dan lambang negara. Dari sikap saudara dan dari penampilan saudara , rakyat menilai apakah negara hadir atau tidak, apakah negara tertib atau tidak, apakah negara membanggakan atau tidak, serta apakah negara kita negara yang terhormat atau tidak," katanya.

3. Minta bekerja dengan baik dan tidak mempersulit urusan masyarakat

Presiden RI Prabowo Subianto melantik pimpinan Universitas Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026(KOMPAS.com/Rahel)

Kinerja dari ASN, kata Prabowo akan menghasilkan penilaian langsung dari masyarakat. Oleh sebab itu, dia meminta agar tugas yang nantinya diberikan harus dijaga dengan baik dan tidak menyalahgunakan untuk kepentingan pribadi dan golongan.

"Rakyatlah yang akan merasakan apakah negara peduli kepada rakyatnya atau tidak. Dari keputusan-keputusan saudara , rakyat akan menilai apakah negara layak dipercaya atau tidak. Itulah beratnya tugas dan tanggung jawab seorang Pamong Praja," kata dia.

"Karena itu, bekerjalah dengan sebaik-baiknya. Kalau Saudara bekerja dengan baik, rakyat akan semakin percaya dan semakin cinta kepada negaranya. Tetapi kalau saudara mengecewakan rakyat, yang rusak bukan hanya nama saudara , melainkan kepercayaan rakyat kepada negara," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article