Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Persib Sapu Bersih Piala Soeratin 2026, Bersiap Laga Final di IKN

Kota Bandung
Persib Sapu Bersih Piala Soeratin 2026, Bersiap Laga Final di IKN
Persib Sapu Bersih Piala Soeratin, Bersiap Laga Final di IKN. Dok Istimewa
  • Piala Soeratin Jabar 2026 melibatkan 202 tim; Persib Bandung menjuarai U-13 dan U-15, sedangkan WBFC merebut gelar U-17 usai mengalahkan Saint Prima.
  • Kompetisi digelar di Subang dan Bogor dengan konsep sport tourism serta sport industry, melibatkan UMKM lokal; PSSI Jabar juga mengadakan kursus Lisensi D bersubsidi.
  • Para juara Zona Jabar akan berlaga di Zona Jawa mulai 26 September, lalu berpeluang tampil pada babak nasional Piala Soeratin di IKN, 10-18 Oktober 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Liga Remaja Piala Soeratin PSSI Provinsi Jawa Barat 2026 resmi melahirkan para juara. Dari 202 tim yang bertanding di tiga kelompok usia, kini Jawa Barat memiliki wakil terbaik untuk membawa nama Pasundan ke kompetisi tingkat nasional.

Piala Soeratin Jabar 2026 tidak sekadar menjadi panggung untuk mencari talenta muda sepakbola. Kompetisi tahun ini dikemas dengan konsep sport tourism dan sport industry, dengan pertandingan digelar di wilayah berbeda untuk mengenalkan potensi sosial, budaya, hingga ekonomi lokal Jawa Barat.

Pelaksana Tugas Sekjen PSSI Provinsi Jawa Barat, M. Jaelani Saputra, mengatakan konsep tersebut menjadi pembeda Piala Soeratin Jabar tahun ini. Menurutnya, sepakbola bisa menjadi pintu masuk untuk menggerakkan sektor lain di daerah.

"Ini berkaitan dengan tujuan dari kompetisi itu sendiri, di mana PSSI Jabar ingin menampilkan konsep sport tourism, wisata atlet dari kota/kabupaten berbeda dengan melihat aspek sosial dan budaya di Jawa Barat. Sport industry juga, di mana banyak UMKM yang terlibat dan memanfaatkan keramaian melalui sepakbola," kata Jaelani, Minggu (13/9/2026).

  1. 1. Tampil dominan di dua kelompok umur

    instagram Persib Bandung
    instagram Persib Bandung

    Turnamen Piala Soeratin Jabar 2026 digelar dalam tiga kelompok usia. Kompetisi U-13 dan U-15 berlangsung di Stadion Persikas Subang pada 16 Agustus hingga 7 September 2026. Sementara itu, pertandingan kelompok U-17 berlangsung hingga partai puncak di Stadion Persikabo, Kabupaten Bogor. Final U-17 sekaligus menjadi penutup rangkaian kompetisi tingkat Jawa Barat pada Sabtu (12/9/2026).

    Persib Bandung tampil dominan dengan meraih dua gelar sekaligus. Maung Bandung menjadi juara U-13 dan U-15. Pada kelompok U-13 yang diikuti 63 tim, Persib keluar sebagai juara setelah mengungguli B.A.J Kids Soccer. Galuh Putra dan Jatira Bandung Soccer menempati posisi ketiga bersama.

    Di kelompok U-15 yang diikuti 88 tim, Persib kembali menjadi kampiun. Riverside Forest menjadi runner-up, sementara PS Amdesta dan Metra Cileungsi Raya meraih peringkat ketiga bersama.

    Sementara itu, gelar juara U-17 menjadi milik WBFC setelah mengalahkan Saint Prima pada laga final. PSB Bogor dan Persikabo berada di posisi ketiga bersama dari total 51 tim peserta.

    "Persib Bandung tampil dominan dengan menyapu bersih gelar di U-13 dan U-15. Sementara di U-17, WBFC keluar sebagai yang terbaik setelah mengalahkan Saint Prima di final. Selamat untuk para juara, bawa nama Jawa Barat dan raih prestasi setinggi-tingginya di tingkat nasional," ujar Jaelani.

  2. 2. Kompetisi sekaligus dorong UMKM daerah

    ilustrasi UMKM
    ilustrasi UMKM (IDN Times/Aditya Pratama)

    Berbeda dari kompetisi yang terpusat di satu lokasi, Piala Soeratin Jabar 2026 sengaja berpindah wilayah sejak fase pertandingan hingga babak akhir. Subang dan Bogor menjadi dua wilayah yang menjadi lokasi pertandingan. Format tersebut dirancang agar para pemain, tim, serta pendukung yang datang dari berbagai daerah tidak hanya berkutat dengan sepakbola.

    Mereka juga mendapatkan pengalaman mengenal kehidupan sosial dan budaya daerah yang menjadi tuan rumah. Di sisi lain, kehadiran banyak orang selama kompetisi membuka peluang bagi pelaku UMKM lokal untuk mendapatkan manfaat ekonomi.

    Jaelani menyebut sepakbola Jawa Barat memiliki potensi besar untuk menjadi media yang mempertemukan berbagai unsur dalam ekosistem olahraga, termasuk pemerintah, klub, pelaku usaha, hingga masyarakat.

    "Sepakbola Jawa Barat begitu besar dan potensial serta dapat menjadi media pemersatu ekosistem sepakbola Jawa Barat untuk meraih prestasi di kancah nasional," katanya.

    PSSI Jabar juga tidak hanya mengandalkan kompetisi sebagai program pembinaan. Kursus pelatih sepakbola Lisensi D bersubsidi turut digelar dan hingga akhir September ditargetkan melahirkan sekitar 1.000 pelatih baru.

    Selain itu, Liga Jabar Istimewa (LJI) juga akan diperluas. Setelah kelompok U-10 dan U-12, LJI U-14 dan U-19 dijadwalkan berlangsung pada 3-12 Oktober 2026. Pembukaan kompetisi tersebut akan dipusatkan di Kabupaten Subang dengan jumlah peserta lebih dari 100 klub yang berasal dari Askab dan Askot PSSI di Jawa Barat.

  3. 3. Juara Soeratin Jabar bersiap menuju IKN

    WhatsApp Image 2026-09-13 at 11.34.58 AM.jpeg
    Persib Sapu Bersih Piala Soeratin, Bersiap Laga Final di IKN. Dok Istimewa

    Perjalanan para juara Piala Soeratin Jabar 2026 belum berakhir. Setelah menjadi yang terbaik di tingkat Jawa Barat, mereka akan menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.

    Para juara Zona Jabar dijadwalkan bertanding pada Babak Zona Jawa mulai 26 September 2026. Jika mampu melewati fase tersebut, mereka akan melanjutkan perjuangan ke Babak Nasional yang berlangsung pada 10-18 Oktober 2026.

    Babak nasional Piala Soeratin 2026 akan digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Jaelani berharap wakil Jawa Barat mampu mengulang prestasi tim-tim muda Jabar pada kompetisi sebelumnya. Ia mencontohkan keberhasilan tim U-10 dan U-12 yang menjadi juara Grassroots Piala Presiden serta tim putri U-15 dan U-18 yang meraih prestasi di ajang Milk Life.

    "PSSI Jabar menargetkan prestasi tinggi. Mencontoh tim U-10 dan U-12 sebagai juara Grassroots Piala Presiden, serta tim putri U-15 dan U-18 yang berjaya di Milk Life," kata Jaelani.

    Menurutnya, keberlanjutan program pembinaan juga harus tetap berjalan terlepas dari dinamika organisasi menjelang Kongres PSSI Jawa Barat pada 30 Oktober 2026.

    "Semua program yang dilaksanakan ini jangan tersendat di masa jelang Kongres PSSI Jabar 30 Oktober 2026, tetapi sebagai kewajiban organisasi PSSI Jawa Barat, program ini harus tetap berjalan," ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More