Bandung, IDN Times - Kebijakan Pemerintah Kota Bandung dalam menangani persoalan pandemik virus corona atau COVID-19 dinilai tak menghasilkan terobosan dan kreativitas segar bagi masyarakatnya. Sehingga, kebijakan yang dibuat Pemkot Bandung dalam menangani COVID-19 terkesan sangat monoton tanpa ada gebrakan baru.
Ketua Pusat Studi Politik & Keamanan (PSPK) Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Prof Muradi mengatakan, Pemkot Bandung sangat minim dalam membuat kreativitas kebijakan di tengah pandemik COVID-19. Sehingga, kebijakan di Kota Bandung selama terjadinya COVID-19 dinilai monoton dan tidak ada gebrakan berarti.
"Sangat minim kreativitas. Baik dari tataran legalitas, aspirasi publik, perkembangan COVID-19 itu sendiri, dan komunikasi serta koordinasi dengan kabupaten kota di wilayah Bandung Raya," kata Muradi, Senin(8/6).
