Bandung, IDN Times – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan pemerintah provinsi akan hadir membantu korban tindak kriminal yang selama ini kesulitan mendapatkan pembiayaan pengobatan. Kebijakan itu disiapkan setelah banyak korban begal maupun kekerasan tidak bisa mengklaim biaya perawatan melalui BPJS Kesehatan.
Menurut Dedi, negara tidak boleh membiarkan korban menanggung beban sendiri setelah mengalami tindak kejahatan. Karena itu, Pemprov Jawa Barat akan menanggung biaya pengobatan hingga memberikan perlindungan bagi keluarga korban yang meninggal dunia.
"Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membiayai pengobatan bagi siapapun korban kekerasan," kata Dedi.
