Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemprov Jabar Minta Bandung Segera Siapkan Lahan untuk RDF di 151 Kelurahan
Mesin RDF pengolah sampah Gedung Sate. IDN Times-Azzis Zulkhairil
  • Pemprov Jawa Barat memberikan bantuan mesin RDF untuk setiap kelurahan di Kota Bandung guna mengatasi penumpukan sampah yang mencapai 5.000 ton per hari.
  • Sekda Jabar Herman Suryatman meminta Pemkot Bandung segera menyiapkan lokasi dan SDM untuk pengelolaan sampah berbasis teknologi RDF di 151 kelurahan.
  • Pemerintah juga mendorong edukasi masyarakat agar memilah dan mengurangi sampah sejak dari rumah tangga demi efektivitas penggunaan mesin RDF.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
13 Juni 2026

Sekda Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyampaikan bahwa penanganan sampah di Kota Bandung sedang diupayakan dengan penyediaan mesin RDF di setiap kelurahan. Ia menjelaskan Gubernur Dedi Mulyadi telah memberikan sinyal kuat untuk membantu Bandung melalui teknologi RDF di 151 kelurahan.

kini

Pemprov Jabar meminta Pemkot Bandung segera menyiapkan lokasi dan SDM untuk pengelolaan sampah berbasis RDF. Proses penyediaan teknologi RDF masih berlangsung, sementara masyarakat didorong untuk memilah dan mengurangi sampah sejak dari rumah tangga.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta Pemerintah Kota Bandung segera menyiapkan lahan untuk pemasangan mesin Refuse Derived Fuel (RDF) di 151 kelurahan guna mempercepat penanganan sampah.
  • Who?
    Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman dan Gubernur Dedi Mulyadi, bersama Pemerintah Kota Bandung yang diminta menyiapkan lokasi serta sumber daya manusia pendukung.
  • Where?
    Kegiatan ini berlangsung di wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, dengan contoh penerapan awal teknologi RDF yang sudah digunakan di Gedung Sate.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Kamis, 13 Juni 2026, saat pembahasan upaya percepatan pengelolaan sampah di Kota Bandung oleh pemerintah provinsi dan kota.
  • Why?
    Langkah ini dilakukan untuk mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir Sarimukti dan meningkatkan pengelolaan sampah dari tingkat kelurahan agar tidak menumpuk di hulu.
  • How?
    Pemprov Jabar memberikan bantuan mesin RDF kepada setiap kelurahan, sementara Pemkot Bandung diminta menentukan titik lokasi, menyiapkan SDM, serta mengedukasi warga tentang pemilahan sampah rumah tangga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pemerintah Jawa Barat mau bantu Kota Bandung biar sampahnya gak numpuk. Mereka kasih mesin khusus namanya RDF buat bikin sampah bisa diolah lagi. Ada 151 kelurahan yang harus siapin tempat buat mesinnya. Sekarang Bandung lagi cari lokasi dan orang yang bisa kerja di situ. Gubernur juga minta warga belajar pisah sampah dari rumah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat membantu Kota Bandung melalui penyediaan mesin RDF di 151 kelurahan menunjukkan komitmen kuat terhadap pengelolaan sampah yang lebih merata dan efisien. Kolaborasi ini membuka peluang bagi setiap kelurahan untuk berperan aktif mengurangi beban TPA, sekaligus mendorong edukasi masyarakat agar lebih sadar dalam memilah dan memanfaatkan sampah sejak dari rumah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut membantu penanganan sampah di Kota Bandung dengan memberikan mesin Refuse Derived Fuel (RDF) di setiap kelurahan. Pemerintah Kota Bandung pun diminta segera menentukan lokasi mana saja yang bisa dijadikan tempat mesin tersebut.

Sekda Provinsi Jabar, Herman Suryatman mengatakan, penanganan sampah untuk Kota Bandung saat ini tengah diupayakan termasuk untuk penyediaan alat RDF yang nantinya akan digunakan.

"Ini sedang diupayakan, Pak Gubernur sudah menyampaikan bahwa dalam rangka mengatasi persoalan sampah di mana Bandung Raya ini kan luar biasa setiap hari 5.000 ton sampah dan hanya 30 persen yang terkelola. Yang tidak terkelola ini kan harus kita antisipasi," ujar Herman, Kamis (13/6/2026).

1. Bantuan diberikan agar mengurangi beban TPA Sarimukti

Mesin RDF pengolah sampah Gedung Sate. IDN Times-Azzis Zulkhairil

Menurut dia, penanganan sampah di Kota Bandung ini harus dilakukan di setiap kelurahan agar beban TPA Sarimukti bisa berkurang. Sehingga dengan adanya mesin RDF yang saat ini sudah digunakan di Gedung Sate sampah di Kota Bandung bisa selesai di kelurahan.

"Posisi Sarimukti kan terbatas. Sehingga pengelolaan sampah dari hulu ke tengah menjadi sangat penting. Nah salah satunya pengelolaan sampah di tingkat Kelurahan," ucapnya.

Di sisi lain, Gubernur Dedi Mulyadi, kata Herman memberikan perhatian khusus agar apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi dalam hal penanganan sampah, bisa diterapkan di Kota Bandung.

"Pak Gubernur sudah memberikan sinyal yang kuat untuk membantu Kota Bandung khususnya, teknologi RDF di setiap kelurahan. Ada 151 kelurahan," kata dia.

2. Penyediaan mesin RDF masih berproses

Mesin RDF pengolah sampah Gedung Sate. IDN Times-Azzis Zulkhairil

Dengan begitu, Herman meminta agar Pemkot Bandung segera menyerahkan mana saja titik yang sudah siap dijadikan tempat pengelolaan sampah berbasis teknologi RDF. Selain itu, pemkot juga diminta menyediakan SDM.

"Dan saat ini sedang berproses penyediaan teknologi RDF-nya. Di sisi lain kami meminta ke Kota Bandung untuk mempersiapkan satu lokasi, yang kedua dukungan SDM dan tata kelola," ucapnya.

"Jadi jangan sampai semuanya di provinsi. Kan sampah sebetulnya kewenangan kabupaten kota dong, tapi bentuk kepedulian Pak Gubernur terhadap persoalan sampah akan membantu RDF," ujar dia.

3. Minta Pemkot Bandung edukasi warga untuk memilah sampah

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Kendati Pemprov Jabar memberikan bantuan, Herman mendorong agar Pemkot Bandung juga terus mengedukasi masyarakat agar bisa memilah sampah, dan bisa diselesaikan di rumah masing-masing. Intinya, tidak semua sampah harus dibuang ke TPS

"Juga di tingkat rumah tangga harus diedukasi mengurangi sampah, memanfaatkan sampah, dan mendaur ulang sampah sejak dari rumah tangga. Karena RDF juga ada asumsi, mesin RDF akan efektif apabila sampahnya terpilah," katanya.

"Kalau ngabruk-bruk (menumpuk) sampahnya, kan nanti hasil dari pengolahan RDF tidak akan optimal. Jadi memang harus ada penanganan juga di hulu di tingkat rumah tangga, kantor, perumahan, rumah makan, hotel, dan restoran. Ini harus super serius Kota Bandung-nya," kata Herman.

Editorial Team

Related Article