Pemkot Bandung Buka Pintu Kolaborasi Riset dengan Akademisi Unpad

- Pemkot Bandung membuka peluang kolaborasi riset dengan Unpad untuk mengkaji persoalan perkotaan dan mendukung perumusan kebijakan pembangunan daerah.
- Kerja sama sebelumnya mencakup kajian dampak ekonomi program Prakarsa dan pengelolaan sampah, dengan hasil akademis menjadi pertimbangan pemerintah.
- Farhan mendorong alumni Unpad berkontribusi lewat gagasan, sementara IKA Unpad 2026–2030 menyiapkan sinergi alumni, pemerintah, almamater, dan masyarakat.
Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota Bandung membuka peluang kolaborasi penelitian dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk mendukung perumusan kebijakan pembangunan daerah. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menilai kapasitas akademik dan penelitian Unpad bisa membantu pemerintah mengkaji berbagai persoalan perkotaan.
Sejumlah kolaborasi antara Pemkot Bandung dan Unpad sebelumnya telah berjalan. Di antaranya penelitian mengenai dampak ekonomi program Prakarsa serta kajian tentang dampak pengelolaan sampah.
Hal tersebut disampaikan Farhan saat menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) Kota Bandung periode 2026–2030 di Pendopo Kota Bandung, Minggu (1/11/2026).
Menurut Farhan, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memberikan perspektif akademis bagi pemerintah. Karena itu, Pemkot Bandung terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama penelitian dengan Unpad.
“Unpad mampu dalam hal akademik dan penelitian. Kami dari Pemkot Bandung tentu terbuka terhadap hal tersebut,” ujar Farhan.
1. Sudah kolaborasi dalam kajian ekonomi dan sampah

Pemkot Bandung Buka Pintu Kolaborasi Riset dengan Akademisi Unpad. Dok Diskomimfo Farhan mengungkapkan, kerja sama antara Pemkot Bandung dan Unpad telah dilakukan melalui sejumlah penelitian dan pengkajian. Dua di antaranya berkaitan dengan dampak ekonomi program Prakarsa dan pengelolaan sampah.
Menurutnya, hasil kajian akademis dapat menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam memahami persoalan sekaligus merumuskan kebijakan pembangunan.
Keterlibatan perguruan tinggi dinilai penting karena memiliki kapasitas keilmuan dan sumber daya peneliti yang dapat mendukung kebutuhan pemerintah daerah. Farhan pun memastikan Pemkot Bandung terbuka terhadap peluang kolaborasi serupa dengan Unpad.
2. Lulusan Unpad harus berkontribusi pada Bandung

Pemkot Bandung Buka Pintu Kolaborasi Riset dengan Akademisi Unpad. Dok Diskomimfo Selain kerja sama penelitian, Farhan juga mendorong alumni Unpad yang berada di Kota Bandung untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Dia menilai alumni memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi kepada almamater maupun lingkungan tempat mereka beraktivitas. Bentuk kontribusinya pun tidak harus berupa bantuan fisik, tetapi bisa melalui gagasan dan pemikiran.
“Kontribusinya tidak harus secara fisik, tetapi juga melalui pemikiran,” kata Farhan.
Salah satu hal yang turut didorong Farhan adalah keterlibatan alumni dalam mendukung revitalisasi dan mempercantik kawasan kampus Unpad di Jalan Dipatiukur. Ia berharap kawasan tersebut dapat kembali menjadi salah satu landmark Kota Bandung.
3. IKA Unpad siap kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat

Pemkot Bandung Buka Pintu Kolaborasi Riset dengan Akademisi Unpad. Dok Diskomimfo Sementara itu, Ketua IKA Unpad Kota Bandung Dicky Wishnumulya mengatakan, kepengurusan periode 2026–2030 akan diarahkan untuk memperkuat silaturahmi, mendorong kolaborasi, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Menurutnya, organisasi alumni harus menjadi ruang yang menyatukan berbagai potensi anggotanya agar bisa memberikan manfaat lebih luas.
“Menjadi Ketua IKA Unpad bukan tentang siapa yang berada di depan, tetapi bagaimana kita memastikan seluruh keluarga besar alumni dapat melangkah bersama. Kita ingin membangun rumah besar alumni yang guyub, terbuka, dan memberikan manfaat nyata,” ujar Dicky.
Ia berharap jejaring alumni yang tersebar di berbagai bidang, termasuk di lingkungan Pemkot Bandung, dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
Melalui kepengurusan baru tersebut, IKA Unpad Kota Bandung diharapkan menjadi jembatan kolaborasi antara alumni, almamater, pemerintah, dan masyarakat.



















