Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Napi Korupsi Meninggal Mendadak Usai Santap Bubur di Rutan Bandung
Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)
  • Prasetyo, napi korupsi dan mantan Kadis Lingkungan Hidup Sukabumi, meninggal mendadak di Rutan Kebonwaru Bandung akibat serangan jantung setelah makan bubur.
  • Pihak Rutan dan RS Santo Yusuf membenarkan kematian Prasetyo, yang sebelumnya rutin menjalani pemeriksaan jantung sejak dipindahkan dari Lapas Warungkiara pada 2025.
  • Jenazah Prasetyo diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan; ia sebelumnya divonis 3 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp50 juta terkait kasus korupsi pemeliharaan kendaraan angkutan sampah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
11 September 2025

Prasetyo dipindahkan dari Lapas Warungkiara Sukabumi ke Rutan Kebonwaru Bandung dan rutin menjalani pemeriksaan jantung di rumah sakit.

2 Februari 2026

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan vonis 3 tahun 6 bulan penjara, denda Rp50 juta, dan uang pengganti Rp355 juta kepada Prasetyo dalam kasus korupsi pemeliharaan kendaraan angkutan sampah.

11 Juni 2026

Prasetyo meninggal dunia di Rutan Kebonwaru Bandung setelah mengalami serangan jantung usai makan bubur pagi. Ia dinyatakan meninggal oleh dokter di RS Santo Yusuf.

kini

Jenazah Prasetyo akan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan, namun lokasi pemakaman belum diketahui.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Seorang narapidana kasus korupsi bernama Prasetyo meninggal dunia secara mendadak di Rutan Kebonwaru Bandung setelah mengalami serangan jantung usai menyantap bubur pada pagi hari.
  • Who?
    Prasetyo, mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Sukabumi yang sedang menjalani hukuman pidana korupsi, serta Karutan Kebonwaru Mashuri Alwi yang membenarkan kejadian tersebut.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di Rutan Kebonwaru, Kota Bandung. Prasetyo kemudian dibawa ke Rumah Sakit Santo Yusuf Bandung untuk mendapatkan penanganan medis.
  • When?
    Peristiwa terjadi pada Kamis, 11 Juni 2026, saat pagi hari ketika Prasetyo tengah berada di dalam rutan dan baru saja selesai makan bubur ayam.
  • Why?
    Penyebab kematian diduga akibat serangan jantung. Pihak rumah sakit dan Karutan Kebonwaru menyatakan bahwa kondisi jantung almarhum memang sering diperiksa sebelumnya.
  • How?
    Setelah tiba-tiba mengalami serangan jantung seusai makan bubur, petugas rutan segera membawa Prasetyo ke RS Santo Yusuf. Namun dokter menyatakan ia telah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada orang bernama Pak Prasetyo yang dulu kerja di dinas lingkungan. Sekarang dia jadi napi karena korupsi dan tinggal di rutan Bandung. Pagi-pagi dia makan bubur, terus sakit jantung dan dibawa ke rumah sakit. Dokter bilang dia sudah meninggal. Sekarang tubuhnya mau dikasih ke keluarganya untuk dimakamkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun peristiwa ini menyedihkan, laporan menunjukkan bahwa petugas rutan telah bertindak cepat dan sesuai prosedur ketika Prasetyo mengalami serangan jantung. Upaya membawa korban ke rumah sakit serta perhatian rutin terhadap kondisi kesehatannya selama masa penahanan menggambarkan adanya kepedulian dan tanggung jawab dalam pengawasan narapidana di Rutan Kebonwaru.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Narapidana kasus korupsi sekaligus mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Sukabumi, Prasetyo, meninggal dunia di Rutan Kebonwaru Bandung, Kamis (11/6/2026). Dia meninggal diduga karena serangan jantung ketika sedang menjalani masa penahanan.

Kabar tersebut pun dibenarkan oleh Karutan Kebonwaru, Mashuri Alwi. Dia menyatakan, Prasetyo meninggal karena serangan jantung yang dan itu turut dibenarkan oleh pihak rumah sakit.

"Betul. Beliau dinyatakan meninggal dunia," kata dia saat dikonfirmasi.

1. Sebelumnya sempat makan bubur di pagi hari

Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Sukma Shakti)

Mashuri menyebut Prasetyo terkena serangan jantung setelah makan bubur pada pagi hari. Lalu, petugas pun langsung membawa Prasetyo ke RS Santo Yusuf, namun manajemen rumah sakit menyatakan narapidana korupsi tersebut telah meninggal.

"Pagi hari ini beliau dalam kondisi baik, terus beliau masuk ke kamar mandi, terus makan bubur ayam, tiba-tiba kena serangan jantung. Akhirnya kami bawa ke Rumah Sakit Santo Yusuf. Beliau dinyatakan meninggal dunia oleh dokter di RS Santo Yusuf," ucap dia.

2. Memang memiliki riwayat sakit jantung

Ilustrasi Jenazah. (IDN Times/Esti Suryani)

Karutan Kebonwaru Pance Daniel mengatakan, Prasetyo sering bolak balik ke rumah sakit untuk mengecek kondisi jantungnya sejak dipindah dari Lapas Warungkiara Sukabumi ke Rutan Kebonwaru pada 11 September 2025 lalu.

"Pada saat menjalani proses pembinaannya atau pidananya di Rutan Waru, tiap bulan beliau harus kontrol ke rumah sakit. Tiap bulan harus kami cek ininya, kondisinya," kata dia.

3. Almarhum dihukum korupsi pemeliharaan kendaraan angkutan sampah

Ilustrasi Jenazah, content://media/external/downloads/1000442014

Saat ini, jenazah Prasetyo akan diserahterimakan ke keluarganya dan akan segera dimakamkan. Sejauh ini belum diketahui lokasi pemakaman Prasetyo.

Prasetyo divonis penjara selama tiga tahun enam bulan penjara dan denda Rp50 juta subsider 50 hari penjara. Selain itu, Prasetyo juga diminta membayar uang pengganti senilai Rp355 juta oleh Majelis Hakim di PN Bandung. Kasusnya yakni terkait dugaan tindak pidana korupsi pemeliharaan kendaraan angkutan sampah.

Putusan tersebut dibacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri Bandung pada 2 Februari 2026 dengan nomor perkara 109/Pid.Sus-TPK/2025/PN Bdg.

Editorial Team

Related Article