Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Minat Warga Pakai KRL Bandung Raya untuk Bepergian Naik pada Liburan
Minat Warga Pakai KRL Bandung Raya untuk Bepergian Naik pada Libur Panjang. Dok/istimewa
  • Jumlah pengguna Commuter Line Bandung Raya naik 3,2 persen selama libur panjang Mei 2026, dengan rata-rata harian mencapai 37.285 penumpang.
  • Tiket terjangkau, akses mudah, dan bebas macet jadi alasan utama warga memilih Commuter Line yang juga terintegrasi dengan KA Jarak Jauh dan Kereta Cepat Whoosh.
  • KAI Commuter menyiagakan petugas di stasiun serta mengatur alur penumpang untuk antisipasi kepadatan, sambil mengoperasikan 58 perjalanan dan fasilitas pendukung tambahan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Layanan Commuter Line Bandung Raya mengalami peningkatan jumlah pengguna selama libur panjang akhir pekan ini. Mobilitas masyarakat yang tinggi untuk bepergian dalam kota hingga aktivitas harian membuat kereta komuter menjadi salah satu moda transportasi favorit warga.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan, sepanjang Mei 2026 rata-rata pengguna Commuter Line Bandung Raya mencapai 37.285 orang per hari. Angka itu meningkat 3,2 persen dibandingkan hari libur biasa.

1. Pengguna kereta komuter meningkat selama long weekend

Minat Warga Pakai KRL Bandung Raya untuk Bepergian Naik pada Libur Panjang

Karina menyebutkan, peningkatan jumlah penumpang tidak hanya terjadi pada Commuter Line Bandung Raya, tetapi juga layanan kereta komuter jarak menengah lainnya selama masa libur panjang.

“Sepanjang Mei 2026 ini, peningkatan pengguna Commuter Line Bandung Raya tercatat sebesar 3,2 persen jika dibanding volume pengguna pada hari libur biasa,” kata Karina dalam keterangannya, Senin (1/6/2026).

Sementara itu, pengguna Commuter Line Garut rata-rata mencapai 10.427 orang per hari atau meningkat 5,8 persen dibanding hari libur biasa. Adapun Commuter Line Walahar mencatat rata-rata 15.261 pengguna per hari atau naik 4,4 persen.

2. Tiket murah dan bebas macet jadi alasan utama

Stasiun kereta communter line di Bandung Raya. Dok Istimewa

Karina menuturkan, tingginya minat masyarakat menggunakan Commuter Line dipengaruhi sejumlah faktor. Selain harga tiket yang terjangkau, akses menuju stasiun juga dinilai mudah dan bebas dari kemacetan.

Integrasi dengan layanan KA Jarak Jauh hingga Kereta Cepat Whoosh turut menjadi daya tarik masyarakat memilih transportasi berbasis rel tersebut.

Peningkatan volume penumpang pun terlihat di sejumlah stasiun integrasi seperti Stasiun Bandung, Stasiun Padalarang, Stasiun Cimahi, dan Stasiun Kiaracondong.

3. KAI Commuter siagakan petugas antisipasi kepadatan

Stasiun kereta communter line di Bandung Raya. Dok Istimewa

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama libur panjang, KAI Commuter menyiagakan petugas di sejumlah stasiun. Pengaturan alur keluar masuk penumpang juga dilakukan agar tidak terjadi penumpukan di area gate.

Selain itu, KAI Commuter mengoperasikan 58 perjalanan di seluruh lintas serta mengoptimalkan fasilitas pendukung seperti toilet, ruang laktasi, hingga akses bagi pengguna prioritas dan anak-anak.

“KAI Commuter mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan mereka bersama Commuter Line selama libur panjang ini,” ujar Karina.

Editorial Team

Related Article