Majalengka, IDN Times- Sebanyak tiga jemaah asal Kabupaten Majalengka gagal berangkat ke Tanah Suci. Ketiga jemaah itu masing-masing dua dari kloter 6 yang terbang besok, dan satu orang berasal dari kloter 23, dengan jadwal terbang tanggal 8 Mei.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Majalengka Abu Mansyur mengatakan, untuk jemaah yang gagal dari kloter 6, salah satunya dikarenakan hamil.
"Kloter 6 sebanyak 439 orang. Namun satu orang wafat dari kecamatan Kasokandel, satu hamil asal Kecamatan Kertajati. Dua orang ini tidak bisa berangkat. Sehingga total di kloter 6 sebanyak 437 orang," kata Abu saat pelepasan jemaah kloter 6 di Pendopo, Sabtu (25/4/2026 )
