Bandung, IDN Times - Ratusan massa gabungan dari mahasiswa dan warga merangsak ke Simpang Lima, Kota Bandung, Selasa (20/10/2026). Mereka pun berhasil menguasai kawasan ini setelah sebelumnya melakukan long march dari Jalan Braga.
Dari pantauan IDN Times, aksi peringatan kepemimpinan dua tahun Prabowo-Gibran ini dilakukan di dua tempat di Kota Bandung, yakni DPRD Jawa Barat dan kawasan Jalan Asia-Afrika.
Untuk massa yang berada di Jalan Asia Afrika, mereka merangsak ke Simpang Lima sekitar pukul 15.00 WIB. Hingga pukul 16.00 WIB massa masih melakukan orasi di depan ratusan aparat kepolisian yang ikut menjaga aksi tersebut.
Dalam orasi sejumlah perwakilan, mereka menilai bahwa rezim saat ini sangat bobrok karena gagal mensejahterakan masyarakat. Sejumlah program kerja termasuk makan bergizi gratis (MBG) pun rusak karena banyaknya korupsi dalam pelaksanaan di lapangan.
"Cukup dua tahun saja (menjabat)," kata salah satu orator dalam aksi tersebut.
Tak hanya melakukan aksi, sejumlah massa melakukan pencoretan di tugu Simpang Lima. Mereka juga merusak beberapa ornamen tugu ini karena merasa bahwa tugu ini tidak ada gunanya untuk masyarakat.
Sebelumnya, Koordinator Lapangan dari Setia Rakyat Bandung, Annisa menjelaskan bahwa saat ini massa gabungan dari Dago Elos, UPI, UNPAD, ITB hingga LBH saat ini tengah menggelar aksi di kawasan Jalan Asia Afrika. “ini ada 16 aliansi totalnya,” katanya.
Massa menuntut empat poin, yakni;
1. Hentikan monopoli dan perampasan tanah rakyat berkedok ketahanan pangan dan transisi energi yang telah menciptakan kerusakan lingkungan, kebakaran hutan, serta perampasan ruang hidup rakyat! Bubarkan Batalyon Teritorial Pembangunan, hentikan ekspansi perkebunan skala besar, jalankan Reforma Agraria Sejati
2. Batalkan US-Indonesia Agreement on Reciprocal Trade (ART), hentikan badai PHK dan politik upah murah, hentikan kenaikan pajak dan harga kebutuhan pokok, serta bangun industri nasional berbasis reforma agraria sejati!
3. Hentikan pemborosan dan korupsi anggaran negara! hentikan MBG, KDMP, dan proyek militer! Potong anggaran polisi dan tentara untuk dialokasikan bagi jaminan sosial rakyat terutama pendidikan dan kesehatan!
4. Stop diskriminasi negara, kekerasan aparat, kriminalisasi, serta pembungkaman hak demokratis rakyat dalam berkumpul, berserikat, berekspresi dan menyatakan pendapat!
Anisa juga menjelaskan bahwa massa aksi mahasiswa dari beberapa kampus serta elemen masyarakat hendak melakukan long march dari Jalan Asia Afrika ke kawasan Braga Pendek.
“Iya long march dari jalan Asia Afika lalu ke Pikiran Rakyat, Cikangkung, Braga Panjang dan finishnya di Braga Pendek. Aksi digelar hingga sore nanti,” ujarnya.
Long march dilakukan dengan diiringi musik tradisional dari jembatan di Jalan Asia Afrika hingga Depan Hotel Savoy Homan. Sementara itu, petugas kepolisian tampak menutup sementara jalur Asia Afrika hingga massa aksi bergeser menuju lokasi depan kantor Pikiran Rakyat, aparat gabungan juga berjejer di sepanjang Jalan Asia Afrika mengawal jalannya aksi.
